Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 03 Okt 2018 17:52 WIB

Mau Operasi Plastik? Ingat, Biayanya Jangan Ngutang

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Muhammad Ridho Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Kabar pemukulan yang dialami Ratna Sarumpaet terungkap. Dia mengakui bahwa lebam di wajahnya karena operasi plastik.

Bagi sebagian kalangan masyarakat, operasi plastik lazim dilakukan. Meskipun untuk melakukannya dibutuhkan biaya yang besar, bisa puluhan hingga ratusan juta.

Menurut Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Mike Rini Sutikno, bagi mereka yang memiliki kekurangan fisik karena kecelakaan atau cacat dari lahir maka ini penting dilakukan. Jika dana tidak cukup dia menyarankan untuk menabung.

"Kalau berdampak masa depan ini bisa menjadi prioritas. Ya berarti harus menabung prioritas. Tentu yang harus dikorbankan pengeluaran jalanan, beli baju, ya lebih baik menabung," tuturnya kepada detikFinance, Rabu (3/10/2018).

Jika itu menjadi prioritas, Mike menyarankan untuk membuat tabungan yang bersifat prioritas. Anggarkan langsung 20% dari pendapatan setiap bulannya.

"Tapi itu alasan urgent ya. Kalau alasan kesehatan maka harus dilakukan. Contoh kecelakaan atau fisik bawaan," tambahnya.



Bagi yang sudah memiliki kondisi fisik yang sempurna, tentu operasi plastik bukan hal yang penting. Namun Mike tidak menyalahkan jika tetap mau melakukannya.

Namun dia menyarankan agar mementingkan terlebih dahulu kebutuhan penting lainnya. Seperti biaya hidup sehari-sehari hingga kebutuhan pembayaran cicilan.

"Selama Anda tidak ngutang boleh saja dilakukan. Asalkan kebutuhan utama sudah dicukupi. Seperti kewajiban keluarga dan cicilan, itu boleh dilakukan. Jadi yang tidak boleh jangan sampai berhutang. Karena risikonya juga besar," tegasnya.

Jika ingin operasi plastik tanpa berutang, dia menyarankan agar menghilangkan pos-pos pengeluaran yang tidak penting. Seperti kebutuhan untuk wisata atau hanya sekadar minum kopi.

Besaran tabungannya juga disetarakan, bisa 20% dari pemasukan bulannya. Intinya jangan sampai mengganggu kebutuhan penting lainnya.

(das/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed