Mau Ikutan Ratna Sarumpaet Operasi Plastik? Ini Cara Cari Duitnya

Mau Ikutan Ratna Sarumpaet Operasi Plastik? Ini Cara Cari Duitnya

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 04 Okt 2018 08:30 WIB
Mau Ikutan Ratna Sarumpaet Operasi Plastik? Ini Cara Cari Duitnya
Jakarta - Misteri babak belur muka aktivis Ratna Sarumpaet akhirnya tersingkap. Mukanya yang bengkak bukan karena dipukuli, melainkan karena operasi plastik.

Ratna sebelumnya mengaku sebelumnya dianiaya di Bandung. Kemarin, dia mengklarifikasi dan menyatakan penganiayaan itu kabar bohong alias hoaks. Dia mengatakan, mukanya yang bengkak karena sedot lemak di pipi.

Atas kesaksian itu, Ratna kemudian meminta maaf ke publik. Sebab, perbuatannya telah menimbulkan kegaduhan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terlepas dari hoaks Ratna, masalah operasi plastik ini menarik untuk diulas. Meski mahal, operasi plastik punya peminat.

Lantas, berapa biaya yang perlu dikeluarkan untuk ikut aksi Ratna Sarumpaet? Apa saja yang perlu diperhatikan? Berikut beritanya seperti dirangkum detikFinance:

Mau Ikutan Ratna Sarumpaet Mesti Ingat Prioritas

Foto: Detikcom
Operasi plastik membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Maka dari itu, sebelum operasi plastik menimbang tingkat kebutuhannya.

Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi, Mike Rini Sutikno menjelaskan, untuk operasi plastik mesti menimbang tingkat urgensinya. Menurutnya, operasi plastik bisa menjadi sangat penting bagi orang yang mengalami cacat penampilan, baik dari lahir atau karena kecelakaan.

"Kalau alasan kesehatan ya sifatnya urgent. Maka harus dilakukan. Contoh karena kecelakaan, atau fisik bawaan," katanya kepada detikFinance, Rabu (3/10/2018).

Jika mengalami cacat penampilan, maka bisa jadi mempengaruhi masa depannya. Seperti sulit untuk mendapatkan pekerjaan dengan kondisi fisik yang kurang sempurna. Jika kondisinya seperti itu, Mike menyarankan agar menyiapkan pos tabungan prioritas.

"Kalau memang jadi prioritas berarti itu jadi tujuan menabung yang utama. Langsung saja sisihkan 20% dari pendapatan untuk menabung untuk biaya operasi plastik," terangnya.

Operasi menjadi tidak penting bagi orang yang memiliki fisik sempurna namun merasa tidak percaya diri dengan penampilannya. Akan tetapi hal itu boleh dilakukan asalkan, kebutuhan hidupnya sudah tercukupi.

"Selama anda tidak ngutang boleh saja dilakukan. Asalkan kebutuhan utama sudah dicukupi. Seperti kewajiban keluarga dan cicilan, itu boleh dilakukan. Jadi yang tidak boleh jangan sampai berutang. Karena risikonya juga besar," tegasnya.

Mesti Bergaji Segini Kalau Mau Ikutan Ratna Sarumpaet

Foto: istock
Operasi plastik masih menjadi topik yang hangat untuk diperbincangkan. Itu tak lain karena terbongkarnya hoax aktivis Ratna Sarumpaet.

Lantas, berapa pendapatan seseorang supaya bisa melakukan operasi plastik?

Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi Andy Nugroho menerangkan, kemampuan orang untuk bisa melakukan operasi plastik tergantung dari pendapatannya. Maksudnya, dari total pendapatan itu ada alokasi pendapatan untuk operasi plastik.

Dia bilang, kewajiban yang mesti dikeluarkan oleh seseorang dari pendapatannya maksimal sebesar 50%.

"Pokoknya pengeluaran jangan sampai lebih dari 50% dari penghasilan dia. 50% juga sudah empot-empotan," kata dia kepada detikFinance, Rabu (3/10/2018).

Dia bilang, jika operasi plastik menelan biaya Rp 30 juta dan menjadi kewajiban, maka penghasilan seseorang paling tidak mencapai Rp 60 juta. Sisa penghasilan itu untuk kebutuhan lain seperti makan, transportasi, dan lain-lain.

"50% itu Rp 30 juta operasi plastik, dia harus penghasilan Rp 60 juta. 50% hanya oplas doang," kata dia.

Namun, dia mengatakan, dengan pengeluaran 50% dari pendapatan bukan berarti tanpa risiko. Sebab, ada pos-pos keuangan yang mesti dikorbankan. Dia mengatakan, 50% itu sebenarnya bisa digunakan pos lain untuk cicilan rumah, mobil, dan lain-lain.

Andy juga menambahkan, yang patut diketahui dari operasi plastik ialah perlu adanya antisipasi biaya perawatan. Sebab, operasi plastik tidak berhenti pada eksekusinya saja, namun juga pasca operasi plastik.

"Itu juga bahaya juga untuk cash flow keuangan," tutupnya.

Operasi Plastik Bisa Dicicil

Foto: istock
Mempercantik diri dengan operasi plastik mungkin menjadi keinginan sebagian orang. Namun, keinginan itu bisa tumbang seketika ketika mengetahui biaya untuk rombak muka itu mahal.

Jangan khawatir. Ada cara untuk menyiasatinya.

Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi Andy Nugroho mengatakan, beratnya beban biaya operasi plastik bisa diatasi dengan kartu kredit. Apalagi, saat banyak kartu kredit dengan masa pelunasan sampai 12 bulan dengan bunga rendah.

Dia menerangkan, jika biaya operasi plastik sekitar Rp 30 juta, maka cicilan yang harus dibayarkan tiap bulannya sekitar Rp 2,5 juta hingga Rp 2,6 juta.

"Misalnya Rp 30 juta, dibagi 10 aja Rp 3 juta, bagi 12 mungkin Rp 2,5 jutaan, Rp 2,6 juta," kata dia kepada detikFinance, Rabu (3/10/2018).

Lanjutnya, dalam perencanaan keuangan, beban pengeluaran maksimal 50% dari pendapatan yang diterima. Khusus operasi plastik, sebaiknya memakan alokasi 30% dari pengeluaran, sisanya untuk menutup kewajiban lain seperti cicilan mobil atau rumah.

"30% itu Rp 2,6 baru dari operasi plastik, belum cicil mobil, rumah. Kalau ditotal sampai 50% dari penghasilan boleh nggak, kalau sudah terlanjur nggak boleh dibatalin, kosekuensinya ada pos-pos lainnya nggak tercukupi sampai beberapa bulan ke depan," jelasnya.

Dengan cicilan Rp 2,6 juta atau mencakup 30% dari total penghasilan, dia mengatakan, penghasilan seseorang untuk operasi plastik paling tidak sekitar Rp 9 juta per bulan.

"Iya betul (Rp 9 juta)," ujarnya.

Cara lain, kata Andy, berharap pada bonus yang diberikan perusahaan. Sebab, ada perusahaan yang menggaji karyawannya tidak besar, tapi jor-joran saat memberikan bonus.

"Kan ada beberapa orang ada karyawan tapi bonusnya gede," tutupnya

Ini Daftar Rincian Harga Operasi Plastik

Foto: istock
Berdasarkan laporan kepolisian, Ratna Sarumpaet diduga menjalani tindakan operasi plastik di Rumah Sakit Khusus Bedah (RSKB) Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat. Berapa biayanya?

Dari pemberitaan yang dirangkum, biaya operasi plastik untuk bagian hidung di rumah sakit tersebut antara Rp 30 juta - Rp 50 juta. Harga disesuaikan dengan bentuk hidung yang pasien mau.

"Mereka ingin hidungnya lebih kecil dan mancung," ujar Laksmi Achyati, salah satu dokter bedah plastik RSKB Bina Estetika kepada Wolipop tahun lalu.

Ada juga prosedur sedot lemak atau liposuction, dengan harga dari Rp 40 juta. Lalu implan payudara dibanderol Rp 50 Juta, sedangkan untuk fat transfer berkisar Rp 80 juta.

Rumah sakit di Thailand juga punya kisaran biaya tersendiri. RS Yanhee, Bangkok, menawarkan layanan operasi hidung dari harga 30 ribu hingga 50 ribu Baht atau sekitar Rp 13 juta sampai 21 juta. Sedangkan untuk operasi payudara, harganya mulai dari 120 ribu hingga 130 ribu baht atau sekitar Rp 53 juta sampai Rp 57 juta, termasuk biaya menginap satu malam. Kamar penginapan yang tersedia di rumah sakit ini seluruhnya adalah tipe VIP.

RS Yanhee adalah salah satu tempat favorit orang Indonesia untuk mempermak diri.

"Pada 2010 ada 150 orang Indonesia datang ke rumah sakit kami, jumlahnya terus bertambah. Pada 2013 meningkat hingga 254," ujar Direktur Marketing Internasional RS Yanhee Ismael Naypa saat ditemui Wolipop di Rumah Sakit Yanhee bersama tim dari Tourism Authority of Thailand Mei lalu.

Bagaimana dengan Korea yang juga menjadi surga bagi orang Indonesia untuk operasi plastik?

"Biayanya variatif ya. Tapi yang paling murah sekitar 2,6 juta won atau Rp 30 jutaan untuk operasi membuat lipatan mata," ujar Mike, pemilik agen wisata kecantikan di Indonesia yang bekerja sama dengan klinik bedah plastik di Seoul kepada Wolipop.
Halaman 2 dari 5
(dna/dna)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads