Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 22 Okt 2018 06:56 WIB

Cara Hemat Belanja Rp 100.000 Bisa Menang Banyak (2)

Marviarum Eka Ramdiati - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Berhemat? Sebagian orang seperti ketakutan kalau mendengar kata ini. Kenapa? Karena mungkin saja mereka sudah terbiasa hidup dengan gaya hidup yang tinggi (baca: hedon).

Padahal banyak cara simple yang bisa dilakukan untuk berhemat dan tidak membuat anda keluar keringat dingin.

Nah, lalu bagaimana caranya berhemat. Berikut akan diberikan beberapa alternatif cara yang sesungguhnya mudah, tetapi masih berat bagi sebagian besar kalangan untuk melakukannya:

1. Membuat daftar belanja bulanan
Bagaimana pola belanja kebutuhan Anda setiap bulan? Beli secara parsial atau beli sekaligus. Belanjalah secara sekaligus dengan cara yang tepat.

Bagaimana caranya? Belanjalah di supermarket yang pada tanggal-tanggal tertentu setiap bulannya melakukan promo atau diskon besar-besaran.

Tetap perhatikan apa yang Anda belanjakan dan tidak tergoda dengan diskon, yaitu dengan membuat daftar belanja. Catatlah barang apa saja yang memang benar-benar menjadi kebutuhan. Sehingga pada saat berbelanja Anda sudah dengan mudah memilihnya. Dan jangan mengambil barang-barang di luar daftar belanja.

2. Belanja bahan makanan sesuai dengan menu yang akan dikonsumsi
Seperti apa pola belanja bahan makanan Anda, belanja harian atau mingguan. Untuk menghindari bahan makanan yang terbuag sia-sia, belanjakan bahan yang memang akan Anda olah.

Minimalkan bahan yang terbuang. Periksa lemari dan isi kulkas Anda, berapa banyak bahan makanan yang terbuang selama sebulan, coba kalkulasikan berapa banyak? Pasti Anda terkaget-kaget melihat angkanya.

3. Membawa bekal makan siang
Bagi Anda yang beraktivitas di luar rumah, membawa makanan bisa sangat jauh menghemat. Dalam 30 hari selama sebulan nilai yang bisa dihemat bahkan tidak hanya sebesar Rp 100.000.

Misalkan saat ini makan di perkantoran di tengah jakarta Anda harus memiliki bujet sebesar Rp 50.000 di restoran dan Rp 15.000 di warung-warung kecil. Dalam sebulan dikali 30 hari dengan dana tersebut Anda bisa menghemat sebesar Rp 1.500.000 atau Rp 450.000.

Bagaimana dalam setahun, berapa yang bisa Anda kumpulkan?

4. Alternatif transportasi
Apa aktivitas Anda? Ibu rumah tangga, karyawan atau pengusaha. Sudah tepatkah alat transportasi yang Anda gunakan.

Banyak alternatif transportasi publik saat ini untuk beraktivitas sehingga terkadang tidak perlu selalu menggunakan kendaraan pribadi. Di gedung-gedung di kota besar seperti Jakarta biaya parkir sekarang sudah sangat mahal. Bagaimana dengan sarana transportasi yang Anda gunakan. Apakah masih bisa Anda ubah sebagai salah satu cara untuk berhemat.

5. Sehat dengan minum air putih
Menurut anjuran minimal setiap hari kita mengkonsumsi minum air putih sebanyak 8 gelas. Seberapa banyak Anda minum air putih? Atau Anda lebih sering jajan minuman-minuman dengan berbagai rasa.

Coba Anda kalkulasikan jika setiap hari Anda membeli minuman seharga Rp 5.000 maka dalam sebulan Anda menghabiskan 30 x Rp 5.000 yaitu Rp 150.000. Harga tersebut masih jenis minum yang ringan dan murah, lalu bagaimana dengan minuman yang dijual dengan harga Rp 15.000 atau lebih, bahkan mencapai harga Rp 50.000.

Gampang kan? Dengan berhemat anda sudah melakukan beberapa hal:
1. Mengelola cash flow bulanan
2. Uang anda bisa ditabung dan investasi
3. Anda bisa memiliki asset untuk masa depan
4. Anda bisa membuat perencanaan keuangan yang baik dan benar


Untuk bisa melakukan 4 hal diatas dengan baik dan benar sangat sangat dianjurkan anda mengikuti workshop-workshop yang dilaksanakan oleh tim IARFC Indonesia atau tim AAM & Associates.

Di Jakarta dibuka workshop sehari tentang bagaimana cara Mengelola Gaji dan Mengatur Uang bulanan dan Belajar dan Teknik Menjadi Kaya Raya dan juga workshop sehari tentang Reksadana.

Karena banyak permintaan setelah sukses kelas pertama dua bulan lalu maka bulan Oktober akan diadakan lagi kelas Kiat Sukses Berbisnis Property Sewaan. Selain itu akan dibuka kelas perdana yang seru dan controversial dan pertama di Indonesia, namanya Divorce Planning alias Perceraian.

Untuk ilmu yang lebih lengkap lagi, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan sertifikat Internasional bisa ikutan workshop Basic Financial Planning dan workshop Intermediate dan Advance Financial Planning di Pertengahan Info lainnya bisa dilihat di www.IARFCIndonesia.com (jangan lupa tanyakan DISKON paket).

Anda bisa diskusi tanya jawab dengan cara bergabung di akun telegram group kami "Seputar Keuangan" atau klik di sini.


Disclaimer: artikel ini merupakan kiriman dari mitra yang bekerja sama dengan detikcom. Redaksi detikcom tidak bertanggung jawab atas isi artikel yang dikirim oleh mitra. Tanggung jawab sepenuhnya ada di penulis artikel. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed