Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 23 Okt 2018 06:57 WIB

Tips Mengatur Duit untuk Anak SMA (2)

Meydian Eka Rini - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Banyak orang bertanya-tanya sebenarnya sejak kapan sih Perencanaan Keuangan ini bisa dipelajari dan dipraktekkan? Kebanyakan orang berpikir bahwa seseorang baru bisa mempelajari dan mempraktekkan Perencanaan Keuangan ketika mereka sudah punya penghasilan alias bekerja.

Padahal sebenarnya ilmu ini bisa kita ajarkan ke anak-anak yang masih di bangku sekolah dan mereka bisa mempraktekkannya dengan uang jajan mereka.

Nah dalam artikel ini kita mulai dengan contoh anak SMA, bagaimana mereka ngatur duit mereka, dan apa saja yang harus dilakukan?

Catat pemasukan dan pengeluaran
Mencatat semua pemasukan dan pengeluaran adalah hal yang sangat penting dalam perencanaan keuangan. Memang terlihat sangat sepele tapi banyak sekali di antara kita malah justru tidak pernah melakukan hal tersebut. Dengan mencatat semua pemasukan dan pengeluaran maka kamu akan mengetahui kemana saja uangmu pergi setiap bulannya.

Dengan cara ini pula kamu bisa mengetahui bagian mana yang menghabiskan banyak uang dan bisa segera mencari cara untuk memperbaikinya. Cashflow setiap bulannya harus seimbang antara pemasukan dan pengeluaran, jangan sampai pemasukan kamu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhanmu setiap bulan.

Tidak harus mencatat di buku karena sekarang banyak sekali aplikasi yang bisa membantumu untuk mencatat cashflow bulanan.

Dengan mencatat kamu akan lebih mudah untuk mengatur pengeluaranmu. Kamu akan mulai terhindar dari sifat pemborosan. Dan sedikit demi sedikit kamu akan mulai untuk mengubah gaya hidupmu.

Buatlah alokasi anggaran
Biasanya yang membuat alokasi anggaran adalah pegawai yang sudah mempunyai penghasilan setiap bulannya. Namun tidak ada salahnya jika kamu yang masih duduk di bangku SMA mulai belajar untuk membuat alokasi anggaran atau mengelola akun rekeningmu.

Bukankah belajar mengatur keuangan sejak dini lebih baik? Toh setiap bulannya kamu juga mendapat uang jajan dari orang tua.

Pada saat menerima uang jajan dari orang tua, langkah baiknya kamu membagi dalam beberapa akun rekening atau kamu juga bisa memisahkan ke dalam beberapa amplop sesuai dengan kebutuhanmu. Ada berapa amplop?

Tergantung kebutuhanmu setiap bulan karena setiap orang mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda. Idealnya adalah amplop sedekah, amplop utang, amplop investasi, amplop biaya hidup.

Kamu juga bisa menambah amplop untuk shopping, hangout ataupun travelling. Sehingga hobi shopping ataupun kebutuhan sosialmu tidak akan terganggu jika dari awal sudah kamu persiapkan.

Jika kamu tidak tahu berapa banyak uang yang kamu habiskan setiap bulannya maka itu akan berdampak buruk pada keuangan selanjutnya.

Berinvestasilah!
Tidak ada salahnya jika anak SMA mulai berinvestasi karena semakin panjang waktunya maka hasil yang didapatakan semakin banyak pula. Apa sih investasi yang cocok untuk anak SMA?

Sekarang banyak sekali informasi tentang investasi yang murah dan aman. Menurut saya investasi yang cocok untuk anak SMA adalah reksa dana. Membuka akun reksa dana biasanya mulai dari Rp.100.000 selain terjangkau reksa dana juga terbilang aman.

Sebelum kamu membuka akun reksadana alangkah baiknya kamu mencari informasi terlebih dahulu reksa dana itu apa. Agen reksa dana akan membantu menjelaskan instrumen apa yang sesuai dengan tujuan keuanganmu.


Nah untuk bisa belajar mengelola keuangan atau investasi seperti reksadana diatas, sangat disarankan untuk anda ikut workshop, jangan lupa juga anak anda ikut workshop perencanaan keuangan dan investasi yang dilaksanakan oleh tim IARFC Indonesia atau tim AAM & Associates.

Di Jakarta dibuka workshop sehari tentang bagaimana cara Mengelola Gaji dan Mengatur Uang bulanan dan Belajar dan Teknik Menjadi Kaya Raya dan juga workshop sehari tentang Reksadana. Ada juga workshop khusus tentang Asuransi membahas Keuntungan dan Kerugian dari Unitlink yang sudah anda beli.

Karena banyak permintaan, dibuka lagi workshop Komunikasi yang memukau lawan bicara anda (menghipnotis), cocok untuk anda orang sales & marketing, untuk komunikasi ke pasangan, anak, boss, anak buah, ke siapapun, info.

Untuk ilmu yang lebih lengkap lagi, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan sertifikat Internasional bisa ikutan workshop Basic Financial Planning dan workshop Intermediate dan Advance Financial Planning di Pertengahan Info lainnya bisa dilihat di www.IARFCIndonesia.com (jangan lupa tanyakan DISKON paket)

Anda bisa diskusi tanya jawab dengan cara bergabung di akun telegram group kami "Seputar Keuangan" atau klik di sini.

Semua tips di atas juga tidak akan terlaksana apabila kamu tidak disiplin melakukannya dan tidak sabar. Sehingga saat kamu menginginkan sesuatu kamu tidak akan langsung membelinya melainkan merencanakan pengeluaranmu sesuai dengan prioritas yang sebelumnya telah dibuat.

Cara ini juga akan dapat membuatmu berpikir dua kali setiap kali akan melakukan transaksi pembelian. Mengetahui apakah kamu membutuhkannya atau hanya sekedar menginginkanya. Dan kamu akan mulai bertanggung jawab sepenuhnya akan keuanganmu.

Ubah pola pikirmu bahwa manajemen keuangan hanya untuk orang dewasa dan mulailah untuk mengatur keuanganmu. Ketika kamu sudah terbiasa melakukannya maka kamu akan merasakan manfaatnya di masa yang akan datang.

Selamat ngatur duit!


Disclaimer: artikel ini merupakan kiriman dari mitra yang bekerja sama dengan detikcom. Redaksi detikcom tidak bertanggung jawab atas isi artikel yang dikirim oleh mitra. Tanggung jawab sepenuhnya ada di penulis artikel. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed