Follow detikFinance
Rabu, 07 Nov 2018 07:17 WIB

Begini Cara Atur Keuangan Jelang Pensiun (2)

Meydian Ekarini - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Di artikel sebelumnya sudah dibahas mengapa penting bagi karyawan untuk mempersiapkan dana pensiun bagi diri mereka dan keluarga. Nah, apa saja sih yang harus anda persiapkan? Yuk kita bahas bersama.

1. Periksa Dana pensiun dari perusahaan
Sebagian besar perusahaan sudah menyiapkan dana pensiun untuk karyawannya. Dan biasanya kita sebagai karyawan seperti berada di zona nyaman, berpikir tidak perlu untuk menambah dana pensiunnya.

Saya akan menjelaskan sedikit tentang Life Expetancy. Rata-rata orang Indonesia bekerja pada saat usia 25 tahun dan pensiun usia 55 tahun, ada waktu 30 tahun untuk menyiapkan dana pensiun. Dan rata-rata orang Indonesia meninggal di usia 75 tahun.

Apakah anda pernah memikirkan bahwa dari usia 55 tahun sampai usia 75 tahun ada waktu 20 tahun? Dalam waktu 20 tahun tersebut biasanya biaya kebutuhan hidup semakin banyak karena di usia tersebut kesehatan menurun dan biaya kesehatan tidak pernah turun. Apakah kita masih berpikir bahwa kita tidak perlu menambah dana pensiun?

2. Periksa aset yang dimiliki
Di Indonesia 80% usia pensiun tidak dapat hidup pensiun dengan nyaman. Masalah terbesar di Indonesia adalah masalah likuiditas aset. Pada saat bekerja mereka banyak membeli properti.

Padahal properti termasuk aset tidak likuid (aset yang tidak mudah dicairkan). Pada saat bekerja mereka bisa mengumpulkan 2-3 bahkan lebih aset tidak likuid. Boleh saja kita berinvestasi di bidang properti tapi semuanya ada takarannya.

Tahukah anda bahwa sebuah keluarga yang telah lama memasuki pensiun dan mempunyai banyak properti dapat dipastikan di atas 10 tahun pensiun sudah 2-3 atau lebih aset properti mereka jual? Mengapa ini bisa terjadi? Karena mereka tidak mempersiapkan dana pensiun sejak dini.

3. Berinvestasi secara cerdas
"Jika lifestyle anda tidak ingin berubah pada saat pensiun nanti maka berinvestasilah mulai dari sekarang". Yes.. kita wajib berinvestasi sedini mungkin untuk mempersiapkan masa pensiun kita nantinya.

Sebelum berinvestasi alangkah baiknya kita berkonsultasi kepada yang ahli atau mencari informasi terlebih dahulu supaya kita tidak salah beli. Kebanyakan investasi adalah dengan membeli properti padahal ada insrumen lain selain properti yang jauh lebih murah dan hasilnya juga sangat besar.

Mereka beranggapan dengan memiliki banyak rumah atau properti adalah suatu kebanggaan, tapi apakah kita tahu bahwa aset properti susah untuk dicairkan? Lalu berinvestasi secara cerdas itu seperti apa?

Sebelum memutuskan berinvestasi ada baiknya konsultasi dulu kepada ahlinya atau mencari informasi tentang investasi. Setelah itu tentukan tujuan keuangannya jangka pendek, jangka menengah atau jangka panjang, dan baru memutuskan berinvestasi sesuai dengan profil resiko kita.

Jangan lupa bisa diperiksa juga kredibilitas perusahaan investasi. Berinvestasi secara cerdas sambil mempersiapkan dana pensiun itu sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari agar dana yang disisihkan tidak terlalu besar.


Tidak banyak orang yang mengetahui dan menyadari hal ini. Itu sebabnya sangat disarankan untuk mengikuti kelas atau workshop Perencanaan Keuangan dan investasi yang dilaksanakan oleh tim IARFC Indonesia atau tim AAM & Associates.

Di Jakarta dibuka workshop sehari tentang bagaimana cara Mengelola Gaji dan Mengatur Uang bulanan dan Belajar dan Teknik Menjadi Kaya Raya dan juga workshop sehari tentang Reksadana. Ada juga workshop khusus tentang Asuransi membahas Keuntungan dan Kerugian dari Unitlink yang sudah anda beli.

Karena banyak permintaan, dibuka lagi workshop Komunikasi yang memukau lawan bicara anda (menghipnotis), cocok untuk anda orang sales & marketing, untuk komunikasi ke pasangan, anak, boss, anak buah, ke siapapun, info.

Untuk ilmu yang lebih lengkap lagi, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan sertifikat Internasional bisa ikutan workshop Basic Financial Planning dan workshop Intermediate dan Advance Financial Planning di Pertengahan Info lainnya bisa dilihat di www.IARFCIndonesia.com (jangan lupa tanyakan DISKON paket)

Anda bisa diskusi tanya jawab dengan cara bergabung di akun telegram group kami "Seputar Keuangan" atau klik di sini.

Di artikel sambungan berikutnya akan kita bahas kenapa lebih baik anda hidup secara minim agar dapat menabung dan berinvestasi untuk dana pensiun anda nanti.


Disclaimer: artikel ini merupakan kiriman dari mitra yang bekerja sama dengan detikcom. Redaksi detikcom tidak bertanggung jawab atas isi artikel yang dikirim oleh mitra. Tanggung jawab sepenuhnya ada di penulis artikel. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed