Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 12 Nov 2018 06:45 WIB

Mau Coba Menabung Pakai Cara Kreatif? (1)

Stanley Christian - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Menabung terdengar sederhana, tapi untuk melakukannya tidaklah sesederhana itu. Nyatanya tak semua orang mampu menekuni metode konservatif menabung seperti menabung di celengan biasa.

Banyak orang yang tidak berhasil dalam menabung. Bahkan tak jarang yang mengeluhkan tabungan mereka terpakai lagi dan lagi, hingga akhirnya malah gigit jari tanpa hasil yang berarti. Dalam perencanaan keuangan, kebiasaan menabung merupakan salah satu pilar penting agar bisa sukses secara finansial.

Dalam pengelolaan keuangan pribadi maupun keluarga, menabung umumnya dilakukan dengan menunggu sisa uang bulanan. Namun kemudian muncul godaan demi godaan datang menerpa dan anda pun kesulitan untuk membendungnya.

Akhirnya tak jarang, uang yang seharusnya untuk ditabung dari menunggu sisa bulanan tadi, akan menjadi hal yang sia-sia karena uang tersebut sudah terpakai untuk hal yang bukan prioritas.

Realita yang perlu kita sadari bersama khususnya bagi yang masih single, bahwa mempunyai tabungan itu penting. Bagi anda yang memiliki berbagai tujuan keuangan tentu dibutuhkan sejumlah uang untuk merealisasikan berbagai impian tujuan keuangan tersebut.

Tujuan keuangan paling sederhana di zaman now ini adalah liburan, memiliki kendaraan hingga membeli rumah. Melihat hal tersebut yang sungguh nyata, sebaiknya kita semua mulai melatih kedisiplinan keuangan kita dengan mulai menabung, tidak hanya sekedar menabung dari hasil menunggu setiap akhir bulan tapi kita juga bisa mempertimbangkan cara menabung di luar metode tersebut seperti di bawah ini

Menabung Rp 20.000
Pernah mendengar cara yang satu ini? Menabung Rp 20.000 terhitung cukup sederhana untuk dipraktikkan. Seperti namanya, anda hanya perlu menyediakan sebuah celengan dan mengisinya dengan lembar demi lembar uang dengan nominal Rp 20.000.

Anda akan membuat komitmen bahwa setiap uang pecahan Rp 20.000 yang anda dapatkan baik karena kembalian atau apapun, anda harus sisihkan ke dalam tabungan. Itu sudah merupakan jatah celengan. Misal, sehabis belanja anda mendapatkan uang kembalian dalam pecahan Rp 20.000 dua lembar, maka tabungkan keduanya dan langsung pisahkan ke dalam celengan.

Lakukan dengan disiplin dan konsisten, serta memiliki jangka waktu yang jelas misal untuk 1 tahun, maka dalam seiring berjalannya waktu uang yang dikumpulkan akan mencapai jumlah yang tidak pernah anda bayangkan.

Ketika tahun pertama saya melakukannya, jumlah uang yang terkumpul bisa mencapai hampir Rp 3 juta lho dan ternyata ini bisa digunakan untuk perjalanan liburan ke Yogyakarta selama 4 hari. Menyenangkan bukan?

Menabung Sesuai Tanggal
Seperti di atas, kalau cara di atas menggunakan nominal Rp 20.000 sebagai patokan, nah kali ini yang menjadi patokannya adalah tanggal. Cara ini menitikberatkan pada tanggal hari ini sebagai penentu nominal tabungan Anda.

Jadi misalkan sekarang tanggal 28. Berarti Anda mesti menabungkan Rp 28 ribu, Rp 280 ribu, Rp 2 juta Rp 800 ribu, atau Rp 28 juta. Yang penting sesuaikan dengan tanggalnya.

Jika anda melakukannya secara berurutan dari tanggal 1-31, begitu seterusnya dari awal hingga akhir bulan selama setahun, maka hasil nominalnya akan bervariatif tapi menakjubkan. Contohnya saja, jika anda menabung mulai dari tanggal 1 sebesar Rp 1.000, tanggal 2 sebesar Rp 2.000 hingga tanggal 30 yakni Rp 30.000, maka jika dihitung totalnya, dalam sebulan anda bisa mendapatkan uang sebesar Rp 465.000-496.000.

Sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit. Bayangkan dalam setahun, setidaknya anda bisa mendapatkan tabungan sekitar Rp 5.580.000.

Cara ini terbilang Kreatif dan seru dalam menabung. Nah sebagai tambahan, anda juga bisa membuat kertas petunjuk hari atau seperti kalender di depan kotak penyimpanan atau celengan anda.

Anda akan menandainya seperti check list jika sudah berhasil menyisihkan uang setiap harinya. Akan tetapi, anda harus konsisten dan tak boleh 'bolong-bolong' dalam menyisihkan uangnya. Ini merupakan salah satu cara untuk melatih disiplin dan komitmen anda.

Disiplin dan komitmen adalah kata kunci keberhasilan anda dalam mengelola keuangan. Selain 2 itu anda juga harus mengerti ilmunya yang benar, agar jangan sampai anda salah dalam mengelola keuangan, menabung dan berinvestasi.


Nah ilmunya ada bisa pelajari dari workshop-workshop yang dilaksanakan oleh tim IARFC Indonesia atau tim AAM & Associates.

Di Jakarta dibuka workshop sehari tentang bagaimana cara Mengelola Gaji dan Mengatur Uang bulanan dan Belajar dan Teknik Menjadi Kaya Raya dan juga workshop sehari tentang Reksadana. Ada juga workshop khusus tentang Asuransi membahas Keuntungan dan Kerugian dari Unitlink yang sudah anda beli.

Karena banyak permintaan, dibuka lagi workshop Komunikasi yang memukau lawan bicara anda (menghipnotis), cocok untuk anda orang sales & marketing, untuk komunikasi ke pasangan, anak, boss, anak buah, ke siapapun, info.

Untuk ilmu yang lebih lengkap lagi, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan sertifikat Internasional bisa ikutan workshop Basic Financial Planning dan workshop Intermediate dan Advance Financial Planning di Pertengahan Info lainnya bisa dilihat di www.IARFCIndonesia.com (jangan lupa tanyakan DISKON paket)

Anda bisa diskusi tanya jawab dengan cara bergabung di akun telegram group kami "Seputar Keuangan" atau klik di sini.

Mau tahu cara kreatif lainnya? Tunggu di artikel sambungan berikutnya, stay tuned terus ya.


Disclaimer: artikel ini merupakan kiriman dari mitra yang bekerja sama dengan detikcom. Redaksi detikcom tidak bertanggung jawab atas isi artikel yang dikirim oleh mitra. Tanggung jawab sepenuhnya ada di penulis artikel. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed