Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 19 Des 2018 06:56 WIB

Mahasiswa Harus Jago Ngatur Duit! (2)

Meydian Eka Rini - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Foto: Muhammad Ridho Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Ngatur duit pun tidak bisa sembarangan dan ada caranya, buat kamu yang masih mahasiswa dan merasa susah ngatur duit mungkin bisa disimak beberapa cara berikut:

1. Membuat tujuan keuangan
Yang namanya hidup harus punya tujuan begitu juga keuangan, kita harus punya financial goals. Mahasiswa pun harus punya financial goals misalnya pengin travelling ke luar negeri bareng teman. Sah-sah saja kok meskipun masih bergantung sama orang tua harus tetap mempunyai financial goals.

Asalkan diimbangi dengan usaha dari kerja keras pasti terwujud juga kok. Karena kamu mempunyai financial goals maka kamu dapat meraih tujuan hidup kamu. Kalau kamu masih bingung menentukan financial goals kamu maka mulailah menyusun dari tujuan keuangan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

Misalnya financial goals kamu jangka pendek adalah traveling ke Thailand lalu jangka menengahnya adalah menikah dan jangka panjangnya adalah pensiun happy. Kalau kamu kesulitan alangkah baiknya kamu menjabarkan satu-satu dari financial goals kamu. Maka dari sinilah akan ketahuan kebutuhan dari masing-masing financial goals mu.

2. Menyusun rencana keuangan
Menyusun rencana keuangan tujuannya adalah supaya kamu bisa tahu mana yang lebih prioritas dan mana yang tidak. Cara menyusunnya gimana? Coba kamu catat mana financial goals kamu yang paling prioritas. Misalnya traveling, nah dari situ kamu bisa menghitung berapa biayanya dan kamu bisa tahu dari mana kamu dapat memperoleh dana untuk traveling.

Misalnya kamu menabung di bank untuk dana traveling, apakah cukup bunganya untuk mencapai financial goals mu? Membuat atau menyusun rencana keuangan diatur sedemikian rupa sehingga tidak besar pasak daripada tiang.

3. Mencatat pengeluaran dan pemasukan
Mencatat semua pengeluaran dan pemasukan sangatlah penting. Dari catatan ini kamu bisa tau berapa banyak atau sedikit kekayaan yang kamu miliki. Kalau hanya sedikit jadi bisa lebih hati-hati saat membelanjakan pemasukan.

Dari catatan ini kamu juga bisa menganalisa kebiasaan berbelanjamu. Ternyata biaya bocor alus mu pun banyak sekali, apa itu biaya bocor alus? Adalah biaya yang tak terduga atau biaya yang tidak prioritas misalnya perayaan ultah.

Bahkan biaya parkir pun kalau kamu akumulasi selama sebulan ternyata banyak sekali. Kalau kamu suka nongkrong, kamu jadi lebih selektif dalam memilih kafe. Nggak perlu gengsi dan pilihlah kafe yang menghemat kantong.

Percuma nongkrong di tempat mahal tapi besok kamu bingung mau makan apa. Kamu bisa melihat apa saja barang-barang yang seharusnya nggak kamu beli pada bulan-bulan berikutnya. Dan tentu saja bisa membuat penghasilanmu lebih efisien dalam pemakaiannya.


Kelihatannya mudah bukan? Tergantung dari anda bisa berdisiplin atau tidak. Merencanakan keuangan butuh ilmu dan latihan. Anda bisa belajar lebih detil dengan mengikuti kelas dan workshop yang dilaksanakan oleh tim IARFC Indonesia atau tim AAM & Associates.

Di Jakarta dibuka workshop sehari tentang bagaimana cara Mengelola Gaji dan Mengatur Uang bulanan dan Belajar dan Teknik Menjadi Kaya Raya dan juga workshop sehari tentang Reksadana. Ada juga workshop khusus tentang Asuransi membahas Keuntungan dan Kerugian dari Unitlink yang sudah anda beli.

Karena banyak permintaan, dibuka lagi workshop Komunikasi yang memukau lawan bicara anda (menghipnotis), cocok untuk anda orang sales & marketing, untuk komunikasi ke pasangan, anak, boss, anak buah, ke siapapun, info.

Untuk ilmu yang lebih lengkap lagi, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan sertifikat Internasional bisa ikutan workshop Basic Financial Planning dan workshop Intermediate dan Advance Financial Planning di Pertengahan Info lainnya bisa dilihat di www.IARFCIndonesia.com (jangan lupa tanyakan DISKON paket)

Anda bisa diskusi tanya jawab dengan cara bergabung di akun telegram group kami "Seputar Keuangan" atau klik di sini.

Disclaimer: artikel ini merupakan kiriman dari mitra yang bekerja sama dengan detikcom. Redaksi detikcom tidak bertanggung jawab atas isi artikel yang dikirim oleh mitra. Tanggung jawab sepenuhnya ada di penulis artikel.
(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed