Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 22 Jan 2019 07:51 WIB

Dapat Bonus Akhir Tahun? Habiskan Saja (1)

Ila Abdulrahman - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Tahun 2018 sudah berlalu, kalender sudah berganti menjadi 2019. Bonus kinerja di tahun 2018 sebentar lagi akan cair. Ada yang cair berbarengan dengan kenaikan gaji, ada yang terpisah. Senang dong? Pastinya.

Sebelumnya, apa itu bonus?

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja SE-07/MEN/1990, berikut pengertian bonus, "Bonus: adalah bukan merupakan bagian dari upah, melainkan pembayaran yang diterima pekerja dari hasil keuntungan perusahaan atau karena pekerja menghasilkan hasil kerja lebih besar dari target produksi yang normal atau karena peningkatan produktivitas; besarnya pembagian bonus diatur berdasarkan kesepakatan."

Bonus merupakan pendapatan non-upah (Permen No 78 tahun 2015, tentang pengupahan, pasal 6). Karena non-upah maka sifatnya tidak wajib, terserah perusahan mau memberi atau tidak, beda dengan Tunjangan Hari Raya (THR). THR kadang disebut juga bonus tetapi sifatnya wajib, selambat-lambatnya diberikan seminggu sebelum datangnya hari raya keagamaan.

Nah, bonus ada berbagai jenisnya, yaitu:

1. Bonus Tahunan
Bonus ini diberikan kepada semua karyawan, dengan dasar perhitungan kinerja perusahaan di tahun sebelumnya. Misal bonus tahun 2018 maka akan diberikan kepada karyawan di tahun 2019. Besar kecilnya bonus biasanya tergantung besar kecilnya laba perusahaan.

2. Bonus Prestasi
Bonus ini diberikan berdasarkan performance karyawan, sebagai bentuk penghargaan perusahaan atas kinerja baik karyawan. Besaran bonus ini berbeda-beda tiap karyawan, tergantung besar kontribusi karyawan terhadap performance perusahaan.

3. Bonus Loyalitas atau Retensi
Bonus diberikan kepada karyawan yang loyal terhadap perusahaan. Bonus ini diberikan disertai dengan kesediaan untuk tidak keluar perusahaan.

4. Bonus Keahlian
Bonus ini diberikan kepada karyawan yang memiliki skill dan memberi pengaruh positif terhadap perusahaan. Perusahaan memberikan bonus kepada karyawan yang telah memperoleh sertifikasi keahlian khusus

5. Bonus Refferall
Bonus diberikan kepada karyawan yang mereferensikan karyawan baru sesuai dengan kebutuhan perusahaan, karena dengan mendapatkan karyawan melalui referensi, perusahaan menghemat biaya dan waktu untuk perekrutan karyawan baru yang relatif besar.

6. Bonus Tantiem
Berdasarkan UU No 40 tahun 2007 tentang Perseroan terbatas (UU PT) Pasal 70 ayat 1, bonus ini diberikan kepada jajaran pimpinan perusahaan direksi atau komisaris, dengan persentase tertentu dari keuntungan atau laba bersih suatu perusahaan.

7. Bonus Lain
Selain bonus-bonus di atas, ada bonus yang diberikan yang mendukung performance perusahaan tersebut, misal bonus ulang tahun, bonus absensi, bonus keteladanan dan lain-lain.

Bonus-bonus di atas diberikan dalam bentuk uang, barang atau lainnya, misalnya dalam bentuk wisata karyawan, wisata karyawan beserta keluarga, umrah atau dalam bentuk barang, motor, mobil dll.

Contohnya, salah satu klien penulis memberikan bonus dalam bentuk umrah kepada karyawannya, sebagai bonus prestasi ataupun bonus loyalitas, namun jika karyawan yang bersangkutan sudah pernah umrah, boleh diminta dalam bentuk tunai.

Enak ya dapat bonus. Tapi kalau tidak bisa kelola dengan baik dan benar akan sama saja bohong. Bonus uang khususnya bisa saja melayang entah ke mana.


Itu sebabnya anda harus belajar merencanakan keuangan dan investasi dengan mengikuti kelas dan workshop yang dilaksanakan oleh tim IARFC Indonesia atau tim AAM & Associates.

Di Jakarta dibuka workshop sehari tentang bagaimana cara Mengelola Gaji dan Mengatur Uang bulanan dan Belajar dan Teknik Menjadi Kaya Raya dan juga workshop sehari tentang Reksadana. Ada juga workshop khusus tentang Asuransi membahas Keuntungan dan Kerugian dari Unitlink yang sudah anda beli.

Karena banyak permintaan, dibuka lagi workshop Komunikasi yang memukau lawan bicara anda (menghipnotis), cocok untuk anda orang sales & marketing, untuk komunikasi ke pasangan, anak, boss, anak buah, ke siapapun, info.

Untuk ilmu yang lebih lengkap lagi, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan sertifikat Internasional bisa ikutan workshop Basic Financial Planning dan workshop Intermediate dan Advance Financial Planning di Pertengahan Info lainnya bisa dilihat di www.IARFCIndonesia.com (jangan lupa tanyakan DISKON paket)

Anda bisa diskusi tanya jawab dengan cara bergabung di akun telegram group kami "Seputar Keuangan" atau klik di sini.

Nah, kamu terima bonus apa saja tahun ini? Bonus yang sebentar lagi di dalam rekening itu, nantinya mau buat apa, pasti sudah terbayang, entah kebayang wajah teman yang duitnya kita pinjam, kebayang tas sale kemarin, kebayang liburan dan lain-lain.

Beberapa prioritas berikut dapat dilakukan terhadap bonus tersebut, akan dibahas di artikel berikutnya.


Disclaimer: artikel ini merupakan kiriman dari mitra yang bekerja sama dengan detikcom. Redaksi detikcom tidak bertanggung jawab atas isi artikel yang dikirim oleh mitra. Tanggung jawab sepenuhnya ada di penulis artikel. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed