Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 23 Jan 2019 07:27 WIB

Solusi Praktis Atasi Masalah Keuangan (2)

Stanley Christian - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Foto: Maikel Jefriando Foto: Maikel Jefriando
Jakarta - Punya masalah keuangan? Belum tahu atau belum punya solusinya? Nah artikel sebelumnya telah membahas solusi praktis apa saja yang bisa anda lakukan.

Dalam artikel kali ini akan saya berikan tambahan sebab-sebab kenapa ada kemudian terperangkap kedalam masalah keuangan yang anda miliki saat ini.

Belum Punya Dana Darurat
Masih banyak yang bertanya kepada kami, apa itu dana darurat dan mengapa penting setiap kita harus memiliki dana darurat? Sesuai namanya, dana darurat merupakan sejumlah dana yang perlu disiapkan untuk mengahadapi keadaan yang darurat, seperti mengganti ban bocor, mengganti genteng yang bocor, kecelakaan mobil, dan masih banyak lagi kejadian yang tak terduga yang membutuhkan biaya sesegera mungkin.

Tujuannya adalah ketika hal tersebut terjadi, uang bulanan anda atau cashflow anda tidak berantakan karena anda mengambil untuk kebutuhan mendadak ini. Maka agar tidak mengganggu bulanan anda, biaya tersebut diambil dari dana darurat yang sudah anda bentuk.

Dana darurat dirancang khusus untuk mengatasi keadaan darurat yang membutuhkan cadangan finansial. Dana ini merupakan tindakan pencegahan kegagalan finansial saat Anda sedang membutuhkan dana cepat.

Apa yang terjadi jika tidak memiliki dana darurat? Umumnya berutang. Dan bila terkontrol dengan baik, utang tersebut berpotensi menjadi utang yang menggunung.

Melihat pentingnya dana darurat bagi kita, maka solusi bagi anda yang belum memiliki dana darurat adalah bersegeralah membentuk dana darurat. Pisahkan ke rekening khusus dana darurat ini. Kita tidak pernah tahu kondisi darurat ini terjadi kapan dan dimana, maka bersegeralah mungkin menyiapkannya.

Membeli karena rasa ingin
Seberapa sering anda pergi ke mall atau e-commerce, kemudian melihat diskon serta promo yang menarik, kemudian anda membelinya? Ya anda membeli bukan karena kebutuhan tapi karena rasa ingin. Ini biasa disebut pembelian impulsive.

Ada Sebuah survei yang dilakukan oleh Harris Interactive and the National Endowment for Financial Education menyatakan bahwa, 80% orang Amerika mengaku telah membuat pembelian secara impulsif, entah itu belanja untuk dirinya sendiri atau untuk keluarga.

Dari jumlah tersebut, dua pertiganya mengatakan bahwa mereka menyesali pembelian tersebut. Artinya mereka membeli bukan karena kebutuhan melainkan karena keinginan akibat promo serta diskon yang menarik.

Tidak hanya warga Amerika saja yang mengalami hal tersebut, kita pun juga sering melakukan hal tersebut, maka solusi terbaik adalah Anda harus membuat daftar belanja yang ditaati dengan ketat.

Jangan biarkan otak Anda mempengaruhi keputusan pembelian Anda. Ya inilah pentingnya memiliki anggaran seperti sudah kita bahas sebelumnya. Hindari juga berkeliling saat berbelanja.

Anda bisa segera menuju lorong belanja sesuai dengan daftar belanja, jangan luangkan waktu untuk melihat yang tidak perlu. Dengan demikian Anda akan membatasi pembelian yang dikarenakan rasa ingin.

Belum Memikirkan Masa Pensiun
Sudah banyak riset yang menunjukkan bahwa hanya 1/10 orang yang bisa mandiri secara finansial saat pensiun nanti. Tidak bergantung pada anak, tidak bekerja lagi setelah pensiun, hingga menyusahkan orang lain.

Melihat riset tersebut dan melihat besaran biaya hidup saat pensiun nanti, banyak yang bertanya kepada kami, jadi sebaiknya kapan menyiapkan dana pensiun? Jawabannya ada dua, yaitu saat pertama kali bekerja atau memiliki penghasilan, dan tentu mayoritas diantara kita sudah bekerja bertahun-tahun, maka jawaban kedua adalah sekarang juga.

Salah satu penyebab 90% orang yang tidak siap menghadapi pensiun adalah karena kurangnya persiapan sejak usia muda. Di sinilah pentingnya sebuah perencanaan pensiun. Maka solusi terbaik dari permasalahan ini adalah segeralah memiliki perencanaan pensiun dan segera action.

Melalui pembahasan di atas, tentu pertanyaan-pertanyaan anda sudah sedikit terjawab dan lebih baiknya lagi anda aplikasikan segera.


Untuk pertanyaan lain yang lebih detil anda bisa tanyakan di workshop Perencanaan Keuangan dan Investasi yang dilaksanakan oleh tim IARFC Indonesia atau tim AAM & Associates.

Di Jakarta dibuka workshop sehari tentang bagaimana cara Mengelola Gaji dan Mengatur Uang bulanan dan Belajar dan Teknik Menjadi Kaya Raya dan juga workshop sehari tentang Reksadana. Ada juga workshop khusus tentang Asuransi membahas Keuntungan dan Kerugian dari Unitlink yang sudah anda beli.

Karena banyak permintaan, dibuka lagi workshop Komunikasi yang memukau lawan bicara anda (menghipnotis), cocok untuk anda orang sales & marketing, untuk komunikasi ke pasangan, anak, boss, anak buah, ke siapapun, info.

Untuk ilmu yang lebih lengkap lagi, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan sertifikat Internasional bisa ikutan workshop Basic Financial Planning dan workshop Intermediate dan Advance Financial Planning di Pertengahan Info lainnya bisa dilihat di www.IARFCIndonesia.com (jangan lupa tanyakan DISKON paket)

Anda bisa diskusi tanya jawab dengan cara bergabung di akun telegram group kami "Seputar Keuangan" atau klik di sini.

Semoga permasalahan keuangan anda segera beres dan Happy Planning.


Disclaimer: artikel ini merupakan kiriman dari mitra yang bekerja sama dengan detikcom. Redaksi detikcom tidak bertanggung jawab atas isi artikel yang dikirim oleh mitra. Tanggung jawab sepenuhnya ada di penulis artikel. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed