Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 13 Mei 2019 02:58 WIB

Mengelola dan Merencanakan Keuangan Secara Islami (1)

Bareyn Mochaddin - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Mengelola keuangan adalah tentang cara agar uang yang didapatkan saat ini dapat mencukupi segala kebutuhan yang diperlukan. Sedangkan merencanakan keuangan adalah tentang strategi mencapai tujuan keuangan di masa depan dengan kondisi keuangan yang dimiliki pada saat ini.

Ilmu dan pengetahuan mengenai perencanaan keuangan dewasa ini semakin berkembang dan dipraktikkan banyak orang. Meski demikian, di sisi lain hal ini menjadi sebuah dilema bagi seorang muslim, terutama bagi mereka yang ingin hidup sesuai dengan tuntunan al-Qur'an dan as-Sunnah.

Mengingat ilmu pengelolaan dan perencanaan keuangan yang berkembang berasal dari dunia barat, tidak sedikit muslim yang bertanya-tanya apakah Ilmu dan pengetahuan mengenai pengelolaan dan perencanaan keuangan yang dikembangkan sesuai dengan al-Qur'an dan as-Sunnah?

Di dalam khazanah keislaman, al-Qur'an lazim disebut sebagai sumber utama (pertama) dan hadits sebagai sumber kedua ajaran Islam setelah al-Qur'an. Oleh karenanya, kehidupan seorang muslim yang bertaqwa sejatinya haruslah sesuai dengan tuntunan al-Qur'an dan as- Sunnah.

Mengenai hal ini, Allah SWT telah memberitahu umat Islam bahwasanya al-Qur'an adalah petunjuk yang nyata bagi mereka yang bertaqwa. Allah SWT berfirman dalam surat al-Baqarah ayat 2 (yang artinya): "Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa"

Bahkan, Allah SWT menegaskan dalam surat al-Baqarah ayat 5 (yang artinya), "Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung". Artinya, mereka yang menggunakan al-Qur'an sebagai petunjuk dalam menjalani kehidupan termasuk orang-orang yang beruntung.

Posisi al-Qur'an sebagai petunjuk ini tentunya tidak hanya dalam menjalankan ibadah, tetapi juga sebagai petunjuk atau pedoman utama dalam menjalani kehidupan lainnya. Termasuk dalam menjalin relasi dengan manusia lainnya, membina hubungan rumah tangga dan juga termasuk mengelola dan merencanakan keuangan.

Bagi umat Muslim yang ingin mengelola dan merencanakan keuangan sesuai dengan nilai-nilai Islam, Allah SWT telah memberikan caranya melalui firman-Nya di dalam al-Qur'an surat al-Isra ayat 26-27: "dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Rabbnya." (QS. Al-Isra': 26-27).

Dalam ayat ini, Allah SWT secara tegas melarang umat muslim untuk berlaku boros. Bahkan, Allah SWT menyatakan bahwa mereka yang melakukan pemborosan adalah saudaranya syaitan, sedangkan Syaitan adalah pihak yang sangat ingkar terhadap Allah SWT.

Ternyata banyak yang bisa kita pelajari dari Al Quran yang berhubungan dengan keuangan dan perencanaan hidup kita sehari-hari ya? Apabila ingin mengetahui lebih detil anda bisa ikut workshop yang dilaksanakan oleh tim IARFC Indonesia atau tim AAM & Associates.

Untuk ilmu yang lebih lengkap lagi, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan sertifikat Internasional bisa ikutan workshop Basic Financial Planning selain itu ada workshop Intermediate Financial Planning dan Advance Financial Planning. Info lainnya bisa dilihat di www.IARFCIndonesia.com (jangan lupa tanyakan DISKON paket).

Hanya di bulan Ramadhan saja (1x setahun) juga akan dibuka workshop Perencanaan Keuangan Syariah, info bisa dibuka disini http://bit.ly/RIFA19 . Anda bisa diskusi tanya jawab dengan cara bergabung di akun telegram group kami "Seputar Keuangan" atau klik di sini .

Lalu apa lagi pembahasan tentang keuangan secara Islami? Kita ikuti di artikel berikutnya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed