Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 21 Jul 2019 20:14 WIB

Kuliah Sambil Berbisnis, Butuh Modal Banyak?

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Nadia Permatasari/Infografis Foto: Nadia Permatasari/Infografis
Jakarta - Sebentar lagi tahun ajaran baru perguruan tinggi akan dimulai. Ada saja mahasiswa yang dihadapi oleh kenyataan besarnya biaya untuk memenuhi kebutuhan kuliah. Alih-alih meminta orangtua, tak jarang mahasiswa mencari pekerjaan sampingan.

Sudah niat untuk mencari kerjaan sampingan, mungkin yang mengganjal adalah modal. Namun menurut Perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Andy Nugroho, sebetulnya tak butuh banyak modal untuk mulai menjajal bisnis sampingan.

Jadi driver online misalnya, tentu rata-rata mahasiswa sudah dibekali kendaraan oleh orangtua. Itu modal yang lebih dari cukup.

"Jadi kalau yang saya perhatian yang paling sederhana mereka nggak punya skill khusus, dan tiap hari mereka bawa kendaraan biasanya gabung taksi online atau ojek online," katanya kepada detikFinance, Jakarta, Minggu (21/7/2019).



Berjualan online juga tidak butuh modal besar, khususnya sebagai reseller, yaitu menjual barang dari produsen tanpa harus membeli barang tersebut terlebih dahulu.

Reseller ini, sederhananya hanya menjadi perantara antara produsen dan konsumen. Yang dibutuhkan hanya kuota internet saja untuk memasarkan produk secara online.

"Reseller nggak nyetok barang sama sekali, barang tetap ada di produsen, kita cuma bantu promosiin. Jadi bisa dibilang modalnya minim banget, modal kuota doang," jelasnya.

Bisnis yang sesuai hobi juga tak membutuhkan banyak modal. Misalnya fotografi, bila kita sudah hobi tentu saja kita sudah punya peralatan dan perlengkapannya. Tinggal bagaimana memanfaatkan peluang tersebut. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com