Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 16 Okt 2019 06:05 WIB

Katanya Resesi Sudah Dekat, Terus Gimana Dong? (1)

Aidil Akbar Madjid – Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
1 Tetap Tenang
Halaman 2 dari 2
Foto: Fauzan Kamil/Tim Infografis

Anda sebaiknya tetap tenang. Keadaan akan semakin memburuk apabila anda kemudian panik yang mengakibatkan membuat keputusan yang salah. Dalam kondisi sulit anda harus berada dalam kondisi prima untuk membuat suatu keputusan yang baik agar justru tidak memperkeruh dan mempersulit suasana.

Resesi ini bukanlah akhir dari segalanya, tapi kalau tidak dipersiapkan dengan baik memang bisa membuat keuangan anda dan keluarga kacau balau.

Dana Cash/Likuid

Berkaca pada resesi sebelum-sebelumnya, ketika kondisi resesi datang, maka orang cenderung akan mencoba bertahan hidup. Akibatnya orang akan menahan untuk tidak mengeluarkan uang.

Yang kemudian terjadi adalah uang menjadi sulit untuk didapatkan alias likuiditas menjadi sulit. Apabila kondisi ini terjadi, maka yang harus anda persiapkan adalah likuiditas sebanyak mungkin.

Pepatah "Cash is the King" menjadi sangat berarti saat ini. Oleh sebab itu, persentasi dana dan investasi anda yang setara likuid dibanding aset tetap seperti properti dan aset tetap lainnya harus lebih besar jumlahnya.

Mengapa demikian? Hal ini penting apabila anda membutuhkan dana saat kondisi sulit, maka investasi likuid bisa mempercepat anda mendapatkan dana tersebut dibandingkan menjual aset tetap.

Oleh sebab itu mulai dari sekarang segera membuat mencatatan daftar aset anda, dan buatlah pengelompokan antara aset likuid, aset tetap, aset guna (dipakai), dan jenis aset lainnya.
Anda bisa membuat pencatatan sendiri atau bila tidak ingin repot anda bisa menggunakan aplikasi secara gratis bisa diunduh di sini. Selain itu anda juga bisa mengikuti kelas dan workshop, infonya bisa anda dapatkan dari aplikasi tersebut di atas atau anda bisa cek di sini.

Apalagi yang harus dipersiapkan selain dana likuid? Simak pembahasannya di tulisan berikutnya.

Disclaimer: artikel ini merupakan kiriman dari mitra yang bekerja sama dengan detikcom. Redaksi detikcom tidak bertanggung jawab atas isi artikel yang dikirim oleh mitra. Tanggung jawab sepenuhnya ada di penulis artikel.

(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com