Kata Siapa Pasangan Muda Susah Atur Keuangan? (1)

Stanley Christian - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Selasa, 22 Okt 2019 06:08 WIB
2.

Terbuka Tentang Kondisi Keuangan Masing-Masing

Kata Siapa Pasangan Muda Susah Atur Keuangan? (1)
Foto: Rengga Sancaya

Keterbukaan sedari awal adalah hal mutlak. Maka sebagai pasangan muda yang baru menikah, aset dan utang Anda sekarang saling terkait. Oleh karena itu, perlu keterbukaan untuk saling mengakui kondisi keuangan masing-masing.

Aset dan tabungan apa saja yang Anda miliki? Investasi apa yang Anda miliki? Apakah Anda memiliki utang kartu kredit? Apakah ada cicilan-cicilan yang belum lunas? Berapa besar penghasilan yang Anda dapatkan yang Anda kelola untuk semua kebutuhan keuangan Anda?

Diskusikan dengan terbuka tentang uang yang Anda miliki kepada pasangan. Dengan mengetahui keuangan masing-masing, berarti Anda dan pasangan sudah dapat memulai untuk mengelola keuangan bersama-sama.

Artinya, semua kondisi keuangan yang tadinya menjadi milik masing-masing sudah menjadi milik bersama yang akan diatur dan dikelola bersama-sama. Anda dapat memiliki tabungan atau investasi bersama.

Dan juga dapat menentukan utang mana yang ingin diprioritaskan untuk dilunasi terlebih dahulu. Dalam jangka panjangnya, Anda dan pasangan dapat mengatur keuangan bersama sedemikian rupa sesuai kesepakatan bersama.

Tidak hanya keterbukaan mengenai aset, utang dan seberapa banyak yang sudah dimiliki, tetapi anda juga perlu berdiskusi secara terbuka mengenai latar belakang atau persepsi anda tentang uang. Karena menikah merupakan menyatukan dua kepala menjadi satu. Dua latar belakang menjadi satu.


Hal inilah yang perlu dibicarkan Bersama juga sebagai pasangan muda. Cara Anda berpikir tentang uang dan bagaimana mengelolanya sangat ditentukan oleh pengalaman pribadi Anda sendiri, seperti kelas keuangan yang mungkin pernah Anda ambil, atau cara orang tua Anda mengajarkan nilai uang kepada Anda.

Akibatnya, tidak ada cara untuk mengetahui sikap seseorang terhadap uang tanpa komunikasi yang terbuka.

Cara Anda dan pasangan memahami uang sangat penting. Sebagian besar dari kita memahami nilai uang dari ajaran orang tua dan sangat mudah untuk membuat asumsi bahwa setiap orang percaya hal yang sama.

Konflik keuangan yang timbul dalam pernikahan sebagian besar disebabkan oleh perbedaan persepsi tentang bagaimana seharusnya uang dikelola. Oleh karena itu, hal yang paling dasar yang harus dilakukan adalah menyamakan persepsi Anda tentang uang dengan pasangan Anda.

Keterbukaan terhadap aset, utang dan berapa banyak yang sudah dimiliki termasuk juga cash flow keuangan bulanan bisa dilakukan dengan membuat catatan. Ada tools yang bisa anda pakai secara gratis bisa diunduh di sini. Selain itu anda juga bisa mengikuti kelas dan workshop, infonya bisa anda dapatkan dari aplikasi tersebut di atas atau anda bisa cek di sini.

Apalagi yang harus anda lakukan? Akan diulas tuntas di artikel berikut.

Disclaimer: artikel ini merupakan kiriman dari mitra yang bekerja sama dengan detikcom. Redaksi detikcom tidak bertanggung jawab atas isi artikel yang dikirim oleh mitra. Tanggung jawab sepenuhnya ada di penulis artikel.

(ang/ang)