Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 15 Nov 2019 06:38 WIB

Waspada 3 Kesalahan Ini Setelah Naik Gaji (2)

Bareyn Mochaddin - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Halaman 1 dari 2
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pemerintah provinsi DKI Jakarta sudah mengumumkan bahwa UMP akan naik menjadi Rp 4,2 juta per bulan. Senang dooooong? Pasti senang.

Namun kenapa gaji naik tetap setiap bulan terasa kurang ya? Nah, ternyata anda banyak sekali melakukan kesalahan-kelasahan keuangan ketika gaji naik.

Dalam artikel seri ini dibahas 3 kesalahan yang paling sering dilakukan ketika gaji anda naik. Kesalahan pertama sudah dibahas di artikel sebelumnya, yaitu Mengubah Rutinitas Pengeluaran Harian. Kesalahan kedua dan ketiga dibahas secara detil di artikel ini. Apa sajakah?

Membeli Barang Baru (dengan Cicilan)
Hal lainnya yang juga menjadi kebiasaan kurang baik ketika menerima kenaikan gaji adalah menambah pembelian barang dengan cicilan. Lagi-lagi, karena merasa memiliki pendapatan lebih besar, kemudian membuat keputusan untuk menambah utang.

Beli gadget baru dengan utang, beli kendaraan baru dengan utang, beli alat rumah tangga baru dengan utang menjadi sebuah kebiasaan ketika menerima kenaikan penghasilan, apalagi teman-teman sejawat juga melakukan hal yang sama. Semakin sulitlah menolak godaannya.

Melihat rekan satu perusahaan menggunakan gadget atau kendaraan baru setelah adanya kenaikan gaji memang menjadi sebuah tantangan tersendiri. Tapi ingatlah, bahwa menambah beban utang dan cicilan bulanan itu akan lebih menantang bagi anda di masa depan.

Apakah menambah utang itu berbahaya? Sebenarnya tidak juga. Selama utang yang diambil adalah utang yang bersifat produktif, seperti utang pembelian rumah, atau utang untuk pembelian barang yang menambah produktifitas maka boleh-boleh saja. Dengan catatan, anda bisa membayar cicilan bulanannya.

Bila ternyata, setelah dihitung-hitung kenaikan gaji yang anda dapatkan tidak bisa membayar cicilan utang bulanan tambahan, maka menambah utang baru bukanlah sebuah pilihan yang baik bagi anda.

Lanjut halaman berikutnya >>> (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com