Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 02 Des 2019 06:32 WIB

3 Cara Cepat Jadi Orang Kaya, Asli Bukan Kaleng-kaleng

Aidil Akbar Madjid - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Halaman 1 dari 2
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Kaya. Kata ini bagaikan sihir dan kebanyakan orang punya cita-cita untuk menjadi 'orang kaya'. Meskipun kata dan ukuran kaya sendiri menjadi sangat relatif antara satu orang dengan orang lain, akan tetapi pada masa di mana banyak hal dipatok dan hitung dengan uang, maka menjadi orang kaya sepertinya adalah suatu hal yang enak.

Hal ini kemudian diperparah dengan adanya media social yang mempermudah orang-orang untuk 'nampang' kekayaan mereka yang bisa saja membuat banyak orang menjadi iri.

Lalu, seperti apa dan bagaimana sih trik dan tipsnya untuk bisa menjadi orang kaya? Sebenarnya hal ini cukup sederhana tapi banyak orang yang masih belum paham.

Oleh sebab itu mari kita bahas lebih detail dan mendalam pada artikel kali ini.

Turunkan Biaya Hidup Sehari-Hari dan Biaya Rumah Tangga
Matematika dari perencanaan keuangan dan pengelolaan keuangan bulanan sebenarnya sangatlah mudah dan simpel. Hanya ada 2 komponen besar dalam hitungan tersebut yaitu penghasilan dan pengeluaran.

Maka rumus yang ideal adalah meningkatkan penghasilan sambil di saat yang bersamaan menekan pengeluaran. Sekarang mari kita fokus pada pengeluaran.

Kalau kita mau bagi pengeluaran pada beberapa kategori besar maka akan didapat kategori-kategori seperti ini:
Biaya rumah tangga (termasuk biaya sewa, listrik, telpon, air, dll)
Biaya hidup sehari-hari dirumah (belanja makanan dan kebutuhan)
Biaya transportasi
Biaya anak
Cicilan utang
Tabungan & Investasi
Biaya social & entertainment
Biaya pribadi (private)

Nah, dari ke 8 kategori besar ini kira-kira mana sih yang paling banyak komponen biaya detailnya? Biasanya orang akan merujuk ke nomor 1 & 2 di atas. Dari kedua biaya ini buatlah hitungan secara detail dan perhatikan mana saja pos-pos pengeluaran yang terlalu banyak, bisa ditekan atau bahkan bisa dihilangkan sama sekali.

Selain itu pengeluaran yang biasanya menyebabkan kebocoran hebat dan sulit untuk mengkontrolnya adalah pengeluaran nomo 7 & 8 yaitu biaya social entertainment dan biaya pribadi. Nah pos biaya entertainment dan pribadi ini biasanya 'rebutan' dengan pos biaya tabungan dan investasi.

Dengan kata lain, semakin besar biaya entertainment dan pribadi, maka akan semakin kecil (bahkan nol) tabungan dan investasi anda. So kunci pertama adalah menekan dan menghilangkan biaya yang tidak penting.

Lanjut ke halaman berikutnya >>> (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com