Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 28 Des 2019 18:30 WIB

Jangan yang Bodong, Mending Investasi Ini Tahun Depan

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Ilustrasi/Foto: iStock
Jakarta - Tahun baru merupakan waktu yang cocok untuk meraup untung dari investasi. Namun juga harus waspada dengan investasi bodong alias ilegal, jangan sampai terjebak dan menderita kerugian.

Jadi daripada ambil risiko di instrumen investasi yang tak jelas juntrungannya, mending investasi yang pasti-pasti saja. Apa saja contohnya?

Perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Andy Nugroho menjelaskan ada instrumen investasi baru yang sedang menarik perhatian, yakni peer to peer lending.

Sebelum berinvestasi, banyak hal yang perlu diperhatikan mulai dari izin perusahaan, imbal hasil yang dijanjikan sampai dengan risiko yang akan didapatkan.

"Ada yang baru tumbuh dan berkembang dan menarik perhatian adalah peer to peer lending dan equity crowdfunding yang keduanya berbasis fintech," kata Andy saat dihubungi detikcom, awal pekan ini.


Kemudian, emas atau logam mulia juga bisa jadi salah satu pilihan investasi yang aman. Karena pergerakan harga yang tidak terlalu signifikan namun tetap menguntungkan.

Namun, dalam berinvestasi emas dibutuhkan waktu minimum satu tahun agar bisa menikmati keuntungan dari simpanan emas tersebut.

Sektor properti juga masih menjadi salah satu pilihan yang tepat. Harga yang terus meningkat dan kebutuhan hunian yang juga terus berkembang membuat investasi ini masih diminati oleh masyarakat.

"Pasarnya akan selalu ada, karena masih banyak kebutuhan untuk rumah pertama," jelas dia.



Simak Video "Siti Badriah Tegaskan Hanya Isi Acara di MeMiles"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com