img_list
Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 16 Feb 2020 14:30 WIB

Mendadak Kena PHK, Pengeluaran Happy-happy Direm Dulu

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Ilustrasi PHK Foto: Ilustrasi PHK (Tim Infografis: Zaki Alfarabi)
Jakarta -

Pemutusan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bisa membuat keuangan seorang pekerja menjadi seret. Tidak memiliki penghasilan, penghematan pun harus dilakukan.

Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia Andy Nugroho mengatakan bahwa salah satu yang harus dihemat adalah gaya hidup.

"Pastinya dengan kondisi begini harus riset ulang gaya hidup juga ya. Kan kondisi darurat jobless biarpun dapat uang banyak dari pesangon," kata Andy saat dihubungi detikcom, Minggu (16/2/2020).

Gaya hidup harus diriset kembali, beberapa pengeluaran pun harus dihemat. Menurut Andy yang benar-benar harus direm adalah pengeluaran untuk senang-senang.

"Tapi ada hal yang harus diirit. Misalnya yang utama ya gaya hidup, hal-hal nggak perlu setop dulu lah. Terutama untuk dana senang-senang harus disetop," pungkas Andy.

Pengeluaran senang-senang macam nongkrong di kafe, nonton bioskop, hingga jalan-jalan menurut Andy harus disetop dulu. Terlebih lagi kalau di PHK dan belum juga mendapatkan penghasilan pengganti.

"Nongkrong di kafe, nonton bioskop, traveling, pokoknya yang bersifat me time dan kenikmatan disetop dulu," sebut Andy.

Mendadak Kena PHK, Pengeluaran Happy-happy Direm Dulu


Simak Video "Duh! 2,8 Juta Pekerja Kena PHK Imbas Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Klik di sini untuk mengirimkan pertanyaan yang ingin dikonsultasikan dengan kami. Konsultasi seputar perencanaan keuangan, properti dan UKM.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com