Cara Atur Keuangan Selama #dirumahaja

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 01 Apr 2020 18:55 WIB
Uang Rupiah Baru
Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Pandemi corona berimbas ke perekonomin global. Hal ini membuat anjloknya ekonomi masyarakat.

Penyebaran virus Corona yang terus meningkat di Indonesia juga membuat pemerintah Indonesia mengeluarkan himbauan untuk menghindari aktivitas di luar dan tetap di rumah.

Kini banyak dari perusahaan menerapkan kebijakan bekerja dari rumah (Work From Home/ WFH). Kebijakan ini memunculkan masalah baru, seperti pengeluaran ekstra yang menyebabkan keuangan rumah tangga menjadi tidak teratur.

Krizia Maulana, Investment Specialist dan PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) mambagikan tips bagaimana mengatur keuangan selama #dirumahaja.

Siapkan mental

Tinggal #dirumahaja untuk batas waktu yang tidak ditentukan memunculkan sejumlah persoalan baru, dari mulai pengeluaran ekstra rumah tangga, hingga kondisi mental yang dipicu rasa bosan karena tidak bisa keluar kemana-mana.

Untuk itu, langkah pertama yang saat ini harus dilakukan adalah siapkan mental. Setiap orang harus menerima keadaan.

Saat ini adalah kondisi darurat, tinggal #dirumahaja adalah opsi terbaik demi kebaikan bersama. Ketika kondisi mental baik, maka kita menjadi lebih siap dalam menghadapi permasalahan baru yang bisa muncul karena pandemi Corona ini.

Buat daftar pengeluaran rutin

Kebijakan #dirumahaja untuk pelajar dan karyawan pastinya memunculkan pengeluaran ekstra yang meliputi biaya internet (kuota), listrik, makanan (snack dan cemilan), hingga pembelian suplemen (vitamin) yang jumlahnya tidak kecil. Mau tidak mau kita harus menyiapkan biaya ekstra, atau mengambil dari pos lain.

Membuat daftar pengeluaran rutin bulanan untuk mengetahui pos-pos mana yang bisa kita stop dan alihkan untuk menutupi pengeluaran ekstra kita.

Contohnya anggaran transportasi, dan pos gaya hidup (nonton bioskop, makan di restoran, liburan, member gym, dan lainnya) adalah biaya-biaya yang bisa dialihkan untuk menutupi pengeluaran ekstra. Karena sudah jelas, pos-pos tersebut tidak akan dikeluarkan selama kita menjalani masa #dirumahaja.

Bijak dalam Berbelanja

Langkah selanjutnya, menahan nafsu belanja. Ketakutan akan berkurangnya pasokan makanan menyebabkan ada segelintir masyarakat yang melakukan panic buying dengan membeli sejumlah kebutuhan pokok.

Banyak masyarakat akhirnya berbelanja online. Namun hati-hati, ini justru membuat kita menjadi keranjingan berbelanja, dan menambah pengeluaran rumah tangga. Bijaklah dalam berbelanja (online). Belanjalah sesuai kebutuhan dan manfaatkan diskon yang ditawarkan merchant-merchant online yang banyak bertebaran selama masa #dirumahaja.

Padahal pemerintah sudah memastikan pasokan makanan dan kebutuhan rumah tangga tetap aman. Jangan panik dan belanja sesuai kebutuhan.

Tetap Berinvestasi

Ketika kita menyesuaikan anggaran rumah tangga kita untuk menutupi biaya tambahan selama masa #dirumahaja, kita bisa mengurangi sedikit porsi investasi kita.

Namun setelah masa penyesuaian berakhir, dan kita sudah bisa menutupi pengeluaran ekstra tersebut, sesuaikan kembali porsi investasi kita. Jika memungkinkan menambah porsi untuk membuat porsi dana darurat yang sebelumnya tidak kita miliki.



Simak Video "Mantap! Pegawai Microsoft Boleh WFH Selamanya"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)