Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 03 Mei 2020 21:00 WIB

Gaji Nambah karena Bebas Pajak, Uangnya Dipakai Buat Apa?

Trio Hamdani - detikFinance
Ilustrasi THR Ilustrasi/Foto: shutterstock
Jakarta -

Pemerintah membebaskan pajak penghasilan PPh 21 bagi pekerja yang terdampak pandemi virus Corona (COVID-19). Insentif tersebut akan membuat gaji yang diterima pekerja menjadi utuh.

Namun hanya pekerja di sektor-sektor tertentu yang mendapatkan fasilitas tersebut. Lalu kira-kira uangnya bisa dipakai buat apa?

Pertama perlu diketahui tarif PPh Pasal 21 untuk seorang yang memiliki gaji tahunan sampai Rp 50 juta berdasarkan Pasal 17 UU PPh dikenakan sebesar 5%. Untuk penghasilan Rp 50 juta-Rp 250 juta, PPh dikenakan sebesar 15%. Lalu penghasilan Rp 250 juta-Rp 500 juta, tarif pajaknya 25%. Sementara penghasilan di atas Rp 500 juta dikenakan tarif pajak 30%.

"Jadi yang pajak 5% itu kalau menurutku sih misalnya dibilang besar, nggak besar. Jadi dia mungkin impact-nya juga misalnya hasilnya nggak akan terlalu besar," kata Perencana Keuangan Advisors Alliance Group Andy Nugroho saat dihubungi detikcom, Minggu (3/5/2020).

Jika dilihat persentasenya, angka tersebut memang sebenarnya tidak besar. Namun menurutnya, paling tidak uang pajak yang tidak dipungut pemerintah bisa dimanfaatkan untuk menambah asupan sehat sehari-hari.

"Menurut saya itu dalam kondisi begini nggak terlalu berefek banyak. Tapi paling nggak bisa kita gunakan untuk nambah-nambahin kebutuhan pangan. Jadi lebih pada alokasinya untuk kebutuhan pangan. Contohnya makanan yang lebih sehat atau beli suplemen kesehatan biar jaga imunitas tubuh," jelasnya.

Dana tersebut juga bisa saja digunakan untuk membeli kuota internet, bagi yang punya anak dan sedang menerapkan belajar dari rumah. Sebab itu biasanya membuat penggunaan internet meningkat.

"Mereka juga bisa gunakan untuk ini, anak-anaknya kan lagi pada school from home kan. Buat nambah-nambahin beli kuota. Karena kan dengan pakai aplikasi Zoom, itu kan pemakaian kuotanya kencang banget habisnya. Jadi bisa buat nambah-nambahin itu," tambahnya.



Simak Video "Insentif Super Deductible Tax Dorong Pengusaha Berinovasi"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com