Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 08 Mei 2020 03:00 WIB

Perubahan Siklus Ekonomi di RI 12 Tahun Sekali (2)

Steven Ransingin - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Ekonomi Indonesia tumbuh cukup tinggi di atas 5%. Namun pertumbuhan itu hanya menumpuk di wilayah Jakarta, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Tangerang. Ilustrasi/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Perubahan siklus ekonomi per 12 tahun? Apakah Anda menyadari hal tersebut? Atau Anda punya teori sendiri misalnya perubahan atau krisis setiap 10 tahun?

Di artikel sebelumnya sudah dijabarkan kejadian sejak tahun kemerdekaan Indonesia sampai sebelum krisis moneter 1998 terjadi. Lalu apa yang kemudian terjadi di tahun 2000an? Kita bahas yuk di artikel ini.

2005 - Pemimpin Baru di Indonesia dan Singapura

Setelah terpilihnya pemimpin baru di Indonesia yaitu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang resmi memimpin Indonesia yang merupakan negara dengan tingkat populasi tertinggi di Asia Tenggara dan dengan latar belakang pendidikan, asal-usul hingga profesi militer jelas mengubah peta politik dan perekonomian baik di Indonesia maupun perdagangan dengan negara di Asia tenggara dan luar Asia Tenggara.

Seperti yang kita pelajari dari sejarah setiap perubahan kepemimpinan selalu memunculkan orang kaya baru,karena faktor kebijakan ekonomi setiap pemimpin berbeda.

2017 - Lahirnya Perusahaan Startup

Startup company alias perusahaan baru yang lahir dengan berbasis teknologi meledak populasinya di Indonesia pada tahun tersebut. Besarnya suntikan dari perusahaan permodalan ke perusahaan rintisan tersebut berhasil memunculkan perusahaan-perusahaan besar berbasis aplikasi lainnya yang dapat kita akses dari telepon genggam pintar kita tersebut dan saat ini jelas melahirkan banyak anak muda kaya baru yang belum berusia lebih dari 35 tahun, sebut saja Nadiem Makarim (Gojek), Wlliam (Tokpedia), Ferry (Traveloka), Achmad Zacky (Bukalapak) hingga Lippo Group (OVO).

Dengan dukungan teknologi yang ada pada perusahaan-perusahaan berbasis teknologi lainnya, secara tidak langsung memberikan perubahan yang cukup signifikan pada peta ekonomi di Indonesia. Semua bergerak lebih cepat dan ringkas. Tidak banyak pula perusahaan-perusahaan yang terseok-seok langkahnya karena perubahan ini seperti perusahaan transportasi harian hingga toko-toko ritel kecil yang tidak cukup siap menghadapi badai perubahan.

Sebelum menyimpulkan sesuatu hal apa yang dapat kita pelajari dari sejarah perubahan siklus ekonomi 12 tahunan di Indonesia, perlu juga kita pelajari selipan krisis ekonomi 10 tahunan atau belasan tahunan di dunia dan memberikan dampak juga bagi perubahan peta perekonomian di Indonesia seperti krisis ekonomi yang melanda Indonesia di tahun 1998, dan krisis ekonomi di AS tahun 2008 yang tidak cukup memberikan dampak yang signifikan bagi sebagian masyarakat Indonesia kelas menengah ke bawah seperti tahun 1998. Namun dua krisis tersebut juga membawa pengaruh terhadap peta perekonomian di Indonesia.

Di setiap perubahan dengan apapun latar belakang faktor perubahan tersebut selalu berhasil memunculkan orang kaya baru,dan orang kaya sebelumnya atau orang yang tidak siap menyesuaikan diri dengan keadaan tersebut selalu menjadi punah bak dinosaurus purba.

Di sini penting bagi kita semua untuk mempelajari perubahan, belajar cara peka terhadap peluang, terhadap bagaimana cara memecahkan masalah yang ada, meningkatkan kemampuan kita miliki dengan ikut seminar, workshop, training, dan melek secara keuangan agar kita terhindar dari kesulitan keuangan,melek keuangan dengan mudah kita dapatkan dengan mengunduh aplikasi Moneesa. Di sana terdapat lengkap berbagai artikel keuangan,mencatat keuangan, investasi hingga bertanya pada perencana keuangan. Jadi di zaman modern seperti ini harusnya mudah bagi kita untuk belajar agar terhindar dari kesulitan keuangan.

Selain itu di Moneesa Anda juga bisa melakukan perencanaan keuangan sederhana, mencatat pengeluaran serta berkonsultasi secara langsung dengan Perencana Keuangan GRATIS.

Aplikasi Moneesa bisa diunduh disini http://bit.ly/moneesa-playstore . Selain itu dalam menghadapi pandemic seperti sekarang sebaiknya anda juga mempunyai proteksi asuransi kesehatan yang baik. Anda bisa bertanya pada agen asuransi secara GRATIS tanpa takut harus membeli produk dulu. Hal itu bisa anda lakukan melalui aplikasi Bregaswaras. Aplikasi Bregaswaras bisa diunduh di sini http://bit.ly/bregaswaras-playstore .



Simak Video "Hermawan Kartajaya Ramal Ekonomi RI Kembali Normal di Kuartal Keempat 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com