'Haram' Bermewah-mewahan saat Lebaran 2020!

- detikFinance
Minggu, 10 Mei 2020 20:00 WIB
Ilustrasi THR
Foto: detikcom
Jakarta -

Pemerintah memberikan kelonggaran untuk pembayaran THR bagi pengusaha. Pengusaha dibolehkan menunda pembayaran THR hingga waktu yang disepakati dengan pekerja.

Apabila pembayarannya ditunda, artinya pekerja tidak akan merayakan Lebaran dengan THR. Lalu bagaimana atur keuangannya?

Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia Andy Nugroho tanpa THR dia menyarankan jangan terlalu bermewah-mewahan dalam merayakan Lebaran. Dia menegaskan pengeluaran harus difokuskan untuk kebutuhan pokok, makanan sehat, suplemen, dan kuota internet.

"Mengaturnya bagaimana, menurut saya Lebaran tahun ini lebih baik menahan diri dari bermewah-mewahan dulu. Prioritas utama ya tetap pada makanan sehat dan suplemen, serta kuota internet karena banyak ini kegiatan lebaran pakai gadget," papar Andy kepada detikcom, Minggu (10/5/2020).

Dia menegaskan, saat Lebaran tidak usah banyak belanja. Dia mencontohkan untuk kebutuhan makanan dan kue lebaran misalnya, lebih baik tidak berlebihan.

"Daripada belanja macam-macam, mending kita penuhi kebutuhan utama saja. Kalau kita beli kue dan makanan ya cukup keluarga kecil di rumah aja, tidak berlebihan," jelas Andy.

Andy justru menilai dalam merayakan Lebaran tahun ini baik ada THR maupun tidak ada, bahkan gaji dipotong sekalipun harusnya tidak ada masalah keuangan terjadi. Pasalnya, Lebaran tahun ini pun tidak akan seramai tahun lalu.

"Seharusnya, nggak ada isu ya karena walaupun THR ditunda dan beberapa orang gajinya dipotong, karena Lebarannya juga cukup di rumah aja jadi harusnya nggak banyak pengeluaran," kata Andy.



Simak Video "Kasus Aktif Covid-19 Indonesia di Bawah Rata-rata Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(Herdi Alif Al Hikam/dna)