Apa Itu Diet Keuangan dan Bagaimana Caranya? (Bag 1)

Steven Ransingin – Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Senin, 24 Agu 2020 05:27 WIB
rupiah
Foto: shutterstock
Jakarta -

Diet keuangan mungkin istilah ini masih begitu asing atau mungkin menimbulkan kesan lucu bagi sebagian orang. Namun pada dasarnya diet keuangan itu sendiri memiliki arti dan tujuan yang sama seperti diet makan pada umumnya.

Tujuan diet makan adalah membentuk tubuh yang ideal yaitu berat yang sesuai dengan tinggi tubuh yang kita miliki sesuai dengan anjuran kesehatan oleh dokter lalu untuk menjaga kesehatan agar terhindar dari segala jenis macam penyakit yang aneh-aneh seperti kanker, diabetes dan lain-lain.

Sebelum lebih jauh kita samakan persepsi dulu ya, diet makan adalah mengatur pola makan kita dari yang berlebihan menjadi secukupnya, mengurangi asupan kalori yang berlebihan yang masuk kedalam tubuh, Bukan tidak makan atau makan seminim mungkin, Kita boleh makan banyak selama kalori yang masuk tidak melebihi target kalori harian kita.

Sama seperti diet keuangan yaitu tidak boleh memiliki gaya hidup sama sekali, tidak boleh membeli atau mengkonsumsi barang mewah. Kalau seperti itu sih salah besar. Tujuan diet keuangan adalah mendapatkan keuangan yang sehat. Keuangan yang sehat itu sendiri meliputi pengeluaran tidak lebih besar dari pengeluaran, punya dana darurat, punya proteksi, punya investasi, punya tujuan keuangan dan sebagainya.

Jadi pada dasarnya kita boleh-boleh saja mengkonsumsi barang mewah asalkan sudah memiliki keuangan yang sehat, Selama masih batas wajar. Tentu boleh dong kita menikmati hasil kerja/hasil jerih payah kita.

Nah sekarang setelah kita menyamakan persepsi mengenai diet keuangan maka apa saja langkah-langkahnya atau poin-poinnya untuk menjalankan diet keuangan? Mari kita lihat cara-caranya.

klik halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Tips Mengurangi Belanja Impulsif Saat Resesi"
[Gambas:Video 20detik]