Mau Pensiun Sejahtera? Ikuti 4 Tips Ini

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 16 Okt 2020 16:25 WIB
Happy senior grandparents giving Christmas presents to their family in dining room.
Foto: iStock
Jakarta -

Setiap orang mendambakan masa pensiun yang sejahtera. Namun, tidak semua bisa mewujudkannya karena berbagai alasan. Kendati demikian ada beberapa aspek yang sangat menentukan kesejahteraan saat pensiun.

Aspek itu diantaranya perencanaan dan prioritas penggunaan penghasilan di masa produktif serta gaya hidup. Head of Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), Freddy Tedja memiliki tips untuk menyiapkan masa pensiun yang sejahtera.

Ubah pola pikir

Perlu diketahui untuk pensiun sejahtera Anda harus tahu bahwa mengandalkan dana jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan program pensiun pun seprti DPLK dari perusahaan masih tidak mencukupi.

Karena kenyataannya, biaya hidup di masa pensiun tidak jauh berbeda dengan biaya hidup yang dikeluarkan di masa produktif. Walau beberapa pos pengeluaran mengalami penurunan, seperti transportasi, namun biaya kesehatan justru akan mengalami peningkatan.

Dukungan dana dari anak atau anggota keluarga lainnya juga kerap diandalkan sebagai sumber pendapatan di masa pensiun. Namun, ada pilihan lagi jika ingin tetap memiliki pendapatan ketika sudah pensiun, yakni dengan bekerja lagi. Tetapi sedikit perusahaan yang mau memperkerjakan pesiunan.

Maka, untuk menghindari ketergantungan dari jaminan sosial, anggota keluarga dan harapan ketidakpastian bekerja lagi. Disarankan sedini mungkin ketika masih masa produktif bekerja kumpulkan aset seperti investasi reksa dana, saham, obligasi, properti, dan lain lain.

Ubah gaya hidup

Agar memiliki kekayaan rumah tangga yang cukup, mulailah dengan gaya hidup yang tidak berlebihan. Meskipun Anda mampu membeli smart phone keluaran terbaru dan mengikuti tren. Namun, membeli smart phone keluaran terbaru bukanlah keputusan terbaik untuk masa depan Anda.

Sebaliknya, Anda bisa mempertimbangkan untuk mencicil rumah yang akan Anda tempati di masa pensiun kelak, dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Tentunya agar cicilannya dapat segera Anda lunasi sebelum memasuki masa pensiun dan agar biaya pemeliharaannya kelak tidak terlalu membebani Anda. Maka, mulailah hidup sederhana dan sisihkan minimal 10% untuk menyiapkan pensiun yang sejahtera.

Lunasi utang

Jika Anda benar-benar ingin memiliki masa pensiun yang sejahtera, lunasi utang-utang Anda secara bertahap hingga semuanya lunas. Kemudian, sisihkan setidaknya 30% dari penghasilan Anda saat ini, agar di masa pensiun nanti Anda bisa menikmati hasil kerja keras Anda.

Simpan uang di tempat yang tepat

Semakin panjang persiapan pensiun, semakin ringan cicilan yang harus disisihkan tiap bulan. Silahkan disimpan untuk masing-masing tujuan keuangan yang akan Anda capai. Misalnya investasi di reksa dana, tinggal Anda pilih reksa dana apa yang akan Anda pilih, reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, campuran atau saham.

Tentukan berdasarkan tujuan keuangan, jangka waktu dan profil risiko Anda. Biarkan uang Anda yang bekerja. Ingat, ancaman inflasi masih membayangi, tempatkan uang di instrumen investasi yang memberikan potensi imbal hasil yang lebih tinggi dari inflasi. Jangan mudah tergiur dengan instrumen investasi yang memberikan imbal hasil sangat tinggi.

Semakin tinggi imbal hasil, semakin tinggi pula risiko yang harus kita tanggung. Pensiun bukan masalah main-main, menyangkut kehidupan Anda di masa tua. Jadi simpanlah di instrumen investasi yang tepat.

(fdl/fdl)