Awas! Beli Mobil Bekas Malah Bisa Bikin Dompet Kempes, Ini Tipsnya

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 29 Agu 2021 07:17 WIB
Pemerintah memperpanjang pemberian diskon 100% pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk mobil di bawah 1.500 cc. Hal ini tidak mengusik penjual mobil bekas untuk saat ini.
Foto: Andhika Prasetia
Jakarta -

Mobil bekas bisa menjadi solusi ketika butuh kendaraan namun uang terbatas. Beragam jenis mobil dengan tahun yang berbeda bisa dengan mudah ditemukan di situs jual-beli kendaraan.

Memang beli mobil bekas bisa membuat dompet Anda tidak terkuras habis. Namun beli mobil bekas juga punya tantangan tersendiri.

Setiap kendaraan memiliki kondisi yang berbeda-beda tergantung riwayat penggunaan. Jika salah pilih, uang yang dikeluarkan untuk reparasi bisa saja lebih besar dari harga mobilnya.

Karena itu, sebelum membeli mobil bekas, pastikan mesin hingga fitur mobil dalam kondisi prima.

Financial Educator Lifepal, Aulia Akbar, menjelaskan beberapa hal yang harus diperhatikan ketika ingin membeli mobil bekas agar keuangan tetap terjaga.

Pertama cari kendaraan yang sesuai kebutuhan dan budget. Pastikan mobil yang dipilih sesuai dengan kebutuhan, yaitu operasional sehari-hari.

"Jika fitur-fitur dalam kendaraan tersebut tidak dibutuhkan untuk menunjang mobilitas sehari-hari, maka Anda bisa memilih mobil lain dengan merek terkenal dan kualitas baik, serta harga yang lebih terjangkau," terangnya dalam keterangan tertulis, Minggu (29/8/2021).

Kemudian perhatikan pula ketersediaan dan harga suku cadang, ketersediaan bengkel resmi, dan hal-hal yang menjadi kendala umum kendaraan yang dipilih.

Ingat selalu jangan habiskan bujet untuk membeli mobil. Misalnya Anda memiliki bujet sebesar Rp120 juta untuk membeli mobil bekas. Maka jangan habiskan seluruhnya untuk membeli mobil tersebut.

"Gunakanlah Rp100 juta saja, atau bahkan di bawah Rp 100 juta bila memungkinkan. Tujuan dari menyisakan dana ini adalah untuk berjaga-jaga apabila ada pergantian suku cadang atau komponen mobil bekas yang akan kita beli, serta mengurus proses balik nama kendaraan," terangnya.

Cari mobil bekas di berbagai situs penjual mobil atau showroom-showroom terdekat.Membeli mobil bekas tentu harus penuh dengan kehati-hatian. Terburu-buru dalam membeli bisa mengakibatkan kerugian finansial di masa yang akan datang.

Jangan lupa juga untuk memastikan pajak kendaraan. Mobil bekas yang pajaknya terlambat dibayar tentu dijual murah.

Namun apakah kita siap untuk membayar pajak sekaligus dendanya nanti? Bagaimana jika ada denda pajak dan juga biaya perbaikan yang muncul? Tentu saja pengeluaran Anda akan menjadi semakin besar.

Perhitungan denda pajak kendaraan bermotor adalah: Denda PKB = Biaya PKB x 25% x n/12. Huruf "n" menunjukkan jumlah bulan keterlambatan.

"Anda bisa menghitung denda berdasarkan bulan keterlambatan itu," tambahnya.



Simak Video "Mau Beli Mobil Bekas? Simak Tandanya Jika Mobil Pernah Turun Mesin"
[Gambas:Video 20detik]