Kita Perlu Pakai Perencana Keuangan Profesional Nggak Sih? (Bag 1)

Bareyn Mochaddin - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Senin, 30 Agu 2021 09:15 WIB
ilustrasi uang
Foto: iStock

Sebagai orang awam, Kita tidak bisa melakukan analisa mendalam seperti itu. Kita hanya bisa melihat bahwa atap rumah bocor, sehingga yang harus diperbaiki adalah atapnya. Entah itu ditambal, atau diganti gentingnya.

Analisa mendalam mengenai bangunan (seperti contoh) atau analisa mendalam dalam bidang apapun hanya bisa dilakukan oleh ahlinya. Termasuk dalam hal pengelolaan keuangan.

Mungkin saja, bukan hobi Anda yang membuat Anda selalu minus cash flow-nya setiap bulan. Tetapi ketiadaan pencatatan keuangan lah yang membuat Anda selalu minus cash flow-nya setiap bulan. Lho kok gitu?

Jadi begini, ketiadaan catatan keuangan membuat Anda menjadi tidak tahu berapa uang yang telah dikeluarkan dari waktu ke waktu. Anda merasa bahwa Anda sudah membuat rencana belanja bulanan dan merasa aman dengan rencana yang telah Anda buat.

Padahal, antara rencana belanja bulanan dan kenyataannya bisa jauh berbeda. Karena tidak pernah mencatat pengeluaran, akhirnya uang yang dikeluarkan lebih dari yang sudah direncanakan. Dampaknya: cash flow minus setiap bulan.

Sehingga, perbaikan keuangan yang perlu dilakukan bukanlah menambah penghasilan atau memotong anggaran hobi atau belanja. Tetapi perbaikan keuangan yang perlu dilakukan adalah dengan mencatat pengeluaran harian.

Bisa juga, cash flow bulanan yang selalu berantakan dikarenakan Anda salah memilih produk keuangan. Contoh, Anda salah beli produk asuransi dan bayar premi 'kemahalan'. Akhirnya, Anda jadi memotong anggaran lainnya agar bisa bayar premi asuransinya.

Nah, dengan menggunakan jasa seorang perencana keuangan profesional, Anda jadi bisa tahu apakah produk keuangan yang Anda miliki adalah produk keuangan yang tepat untuk Anda?.

Atau mungkin anda ingin mencoba belajar sedikit tentang perencana keuangan bisa ikutan workshop di sini , sementara untuk workshop kaya dengan reksa dana bisa ikutan di sini. Yang mau level Intermediate juga boleh dan terbuka untuk semua orang yang sudah punya sertifikasi perencana keuangan lainnya seperti CFP atau CWM, info bisa dibuka di sini

Anda juga bisa melakukannya dengan belajar perencana keuangan bersertifikasi secara online secara mandiri (self study), mudah, terjangkau dan bisa belajar sesuai waktu kita. Untuk info-info kelas secara online (self study) baik yang gratisan ataupun biaya terjangkau sekali, bisa dilihat di sini.

Lalu apa lagi nih? Tunggu lanjutannya di artikel berikutnya


(zlf/zlf)