Tips Penting Membeli Rumah Pertama buat Milenial (Bagian 2)

Lolita Setyawati – Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Sabtu, 30 Okt 2021 10:06 WIB
Tips Beli Rumah
Foto: Ilustrasi Tips Beli Rumah (Fauzan Kamil/tim infografis detikcom)
Jakarta -

Pada artikel sebelumnya telah dibahas tips pertama yang harus diketahui generasi milenial sebelum memutuskan untuk membeli rumah pertama mereka, yaitu tentukan jenis hunian yang akan dibeli apakah rumah tapak atau rumah vertical alias rumah susun alias apartemen. Lalu tips apa lagi yang harus kita perhatikan? Simak pembahasannnya berikut ini.

Lakukan survei online

Setelah menentukan jenis hunian yang akan dibeli, barulah kita melakukan survei. Lakukan survei secara online sebanyak-banyaknya melalui berbagai platform untuk perbandingan, dan buatlah daftar minimal 20-30 rumah.

Dari daftar tersebut, lakukan penilaian berdasarkan: lokasi, harga, spesifikasi dan fasilitas serta susunlah peringkat untuk menentukan minimal lima rumah terbaik. Kemudian, lakukan kunjungan ke lokasi untuk kelima rumah tersebut.

Survei lokasi hunian

Cek lokasi hunian pada saat jam-jam sibuk, seperti hari senin pagi atau jumat sore, untuk melihat tingkat kemacetan di titik-titik rawan. Selain itu, cek juga rute perjalanan ke tempat kerja. Pastikan apakah ada akses yang mudah ke jalan bebas hambatan maupun sarana transportasi umum seperti: KRL, MRT, LRT, busway, shuttle bus dan taksi online. Selain akses, kita juga perlu cermati.

Apakah fasilitas di sekitar hunian cukup lengkap dan memadai, seperti: rumah sakit, sekolah, pasar dan fasilitas olahraga/hiburan. Dan yang tidak kalah penting, kita perlu mengetahui apakah sistem keamanan memadai, apakah kebersihan lingkungan sudah sesuai standar kesehatan dan memastikan wilayah tersebut bebas dari banjir.

Setelah melakukan survei lingkungan hunian, tentunya kita perlu cek kondisi fisik hunian tersebut, antara lain: spesifikasi bangunan, apakah sesuai dengan yang ada di brosur? Apakah tata ruangnya sesuai kebutuhan kita? Untuk rumah bekas, apakah terawat atau tidak? Khusus untuk rumah bekas, kita dapat meminta bantuan kontraktor untuk memeriksa konstruksi bangunan apakah dalam kondisi baik atau tidak.

Bersambung ke halaman berikutnya. Langsung klik