Investasi Vs Menabung? Kenali Cirinya Mana yang Cocok untuk Anda

Erika Dyah - detikFinance
Jumat, 15 Apr 2022 20:01 WIB
Ilustrasi investasi
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Istilah investasi dan menabung pasti sudah tak lagi asing di telinga Anda. Namun, tak sedikit orang yang menganggap keduanya sama apalagi jika Anda baru mulai mendalami bidang perencanaan keuangan. Jangan sampai salah membedakan, sebab keduanya memiliki perbedaan yang signifikan.

Mungkin Anda sering kali mendengar jargon keren berbunyi 'uang bekerja untuk kita'. Hal ini merupakan jargon yang tepat untuk menggambarkan investasi. Sebab, investasi bertujuan untuk menghasilkan uang namun dalam jangka panjang.

Sementara itu, menabung bertujuan untuk menyimpan uang. Tujuan keduanya jelas berbeda sehingga perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan rencana Anda ke depannya.

Ingin tahu mana yang lebih cocok buat Anda? Simak perbedaan penting soal investasi dan menabung dilansir dari keterangan tertulis Luno Indonesia.

1. Beda Tujuan, Mencari Keuntungan Vs Mengamankan Uang

Salah satu perbedaan paling jelas dari investasi dan menabung adalah proses dan tujuannya. Investasi dilakukan ketika Anda mengalokasikan uang pada sesuatu yang akan mengalami kenaikan nilai. Harapannya, Anda bisa mendapatkan untung dari aktivitas ini. Contohnya, saat berinvestasi saham, emas, properti, atau instrumen investasi yang kini populer yaitu aset kripto.

Sementara itu, saving atau menabung dilakukan saat Anda menyimpan sejumlah uang yang tersisa dari pemasukan (setelah dikurangi biaya konsumsi dan biaya hidup pokok) ke dalam sebuah instrumen tabungan tertentu. Biasanya, Anda akan mendapatkan bunga setiap tahunnya dari tabungan yang Anda simpan. Namun karena jumlahnya tergolong kecil, menabung tak memberi keuntungan tertentu karena sifatnya sekadar mengamankan uang ke tempat yang lebih aman.

Sebagaimana diketahui, inflasi yang terjadi setiap tahun turut mempengaruhi kenaikan berbagai harga kebutuhan. Karenanya investasi cenderung lebih banyak diminati masyarakat karena menawarkan keuntungan yang lebih tinggi. Salah satunya investasi aset kripto yang kini semakin populer. Sebab, secara historis peningkatan harga aset ini cenderung jauh lebih tinggi dibanding instrumen investasi lainnya.

2. Beda Target, Jangka Panjang Vs Jangka Pendek

Sebelum memutuskan berinvestasi atau menabung, ada baiknya untuk memahami dulu target yang ingin Anda tuju. Sebab, keduanya sangatlah berbeda. Menabung biasanya digunakan untuk kebutuhan jangka pendek. Misalnya, saat Anda ingin beli gadget baru, pergi liburan, atau menyiapkan cadangan dana darurat.

Tabungan umumnya disimpan ke dalam rekening bank yang memiliki fleksibilitas dan mudah diakses. Sehingga, Anda bisa segera menarik uang ketika diperlukan.

Sementara itu, investasi biasanya digunakan sebagai simpanan jangka panjang, seperti dana pensiun, tabungan pendidikan anak, dan sebagainya. Sebab investasi cenderung lebih menguntungkan jika disimpan dalam waktu lama.

Misalnya, jika Anda memilih investasi aset kripto, seperti Bitcoin. Pada April 2020, satu Bitcoin nilainya ada di kisaran US$ 6.000, atau sekitar Rp 86 juta. 2 tahun kemudian, atau pada April 2022, harga Bitcoin sudah ada di kisaran US$ 46.000 (sekitar Rp 660 juta). Artinya, jika Anda berinvestasi sebesar Rp1 juta pada April 2020, aset Anda berkembang menjadi sekitar Rp7,6 juta pada April 2022.

3. Beda Tingkat Risiko, Makin Tinggi Risiko Makin Besar Peluang Cuan

Investasi memiliki risiko yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan tabungan, namun juga memiliki peluang cuan yang lebih besar. Ketika menabung, Anda hanya menyimpan dana di rekening bank dan membiarkannya begitu saja. Sementara dalam investasi, Anda harus melakukan perhitungan atau mempertimbangkan portofolio yang dipilih untuk menghindari kerugian.

Agar tak mengganggu cash flow harian Anda, sebaiknya gunakanlah 'uang dingin' untuk berinvestasi. Artinya, modal investasi yang digunakan merupakan dana yang tersisa setelah dikurangi semua biaya hidup dan tabungan. Dengan begitu, anggaran kebutuhan Anda tidak akan terganggu apabila skenario terburuk terjadi pada aset investasi pilihan Anda.

Mana yang Paling Tepat untuk Anda?

Itu dia 3 perbedaan penting dari investasi dan menabung yang perlu Anda ketahui. Mulai dari perbedaan proses dan tujuannya, target, hingga perbedaan risiko dan peluang cuan dari masing-masing aktivitas.

Baik investasi maupun menabung sama-sama baik untuk dilakukan. Tergantung pada tujuan dan kebutuhan setiap orang yang tentunya berbeda. Anda pun bisa memilih keduanya, karena tabungan dan investasi bisa saling melengkapi. Namun, pastikan juga kondisi keuangan Anda tidak akan terganggu jika memutuskan untuk berinvestasi dan menabung berbarengan, ya!

Selain itu, pastikan juga Anda mulai berinvestasi dengan pertimbangan yang matang. Bukan sekadar mengikuti tren semata tanpa perhitungan ataupun target yang jelas. Apalagi jika Anda ingin mulai berinvestasi aset kripto yang belakangan sedang ramai diperbincangkan.

Aset kripto memiliki risiko dan peluangnya sendiri. Oleh karena itu, Anda perlu mempelajari kripto dengan baik terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk investasi aset kripto. Jangan lupa, pastikan juga Anda memilih aset kripto dan platform investasi kripto yang legal dan telah terdaftar di Bappebti. Salah satunya Luno Indonesia yang telah memiliki izin untuk beroperasi secara resmi dari Bappebti.

(akn/hns)