ADVERTISEMENT

Paham Tentang Mata Uang Kripto Dalam 5 Menit (Bagian 2)

Steven Ransingin - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Rabu, 27 Apr 2022 09:00 WIB
Kripto Adalah Haram Sebagai Mata Uang, Ini Hasil Forum Ijtima Ulama MUI
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Dari pembahasan di artikel sebelumnya, dari situlah dimulainya sejarah mengapa bitcoin bisa menjadi sebesar sekarang, sejauh ini setidaknya ada 10.000 cryptocurrency yang diperdagangkan diseluruh dunia dan di Indonesia sendiri setidaknya sudah ada 229 cryptocurrency yang terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) per Desember 2021. Tentu tidak semua cryptocurrency aman untuk disimpan, digunakan sebagai alat tukar atau diperdagangkan.

Mata uang kripto sendiri di Indonesia dikelompokkan sebagai asset digital. Baik di Indonesia maupun di luar negeri kripto mempunyai tingkat volatilitas atau naik turun yang sangat tinggi, bahkan lebih tinggi dari saham. Sehingga dibutuhkan toleransi resiko yang tinggi bagi investor maupun trader (pedagangnya).

Volatilitas naik turun yang sangat tinggi dan cepat itu bisa disebabkan oleh berbagai hal. Setidaknya ada beberapa faktor yang mempengaruhi naik-turunnya suatu cryptocurrency:

  1. Berita, Liputan Media Mempengaruhi Nilai cryptocurrency menjadi naik-turun.
  2. Banyaknya Jumlah atau kuantitas dari si Cryptocurrency itu sendiri.
  3. Penggunaan Dari Cryptocurrency itu Sendiri (Utility).
  4. Komunitas Yang Mendukung, Atau Jumlah Pengguna, Miner.
  5. Perasaan Nafsu dan Serakah Itu Sendiri.

Nah hal ini hanya berputar-putar saja, kita memiliki mata uang kripto, dan banyak kegunaannya, nilai dari mata uang tersebut jadi naik, Ketika kegunaannya banyak, tentu banyak orang yang membutuhkan. Ketika banyak yang membutuhkan dan kita tahu nilai mata uang kripto kita dihargai tinggi, tapi kita tidak menjualnya, lalu media memberikan liputan positif, makin banyak saja orang yang ingin memiliki mata uang yang kita miliki, dan terbatasnya jumlah mata uang yang kita miliki, maka makin tinggi harganya.

Lalu ketika kita jual maka kita mendapatkan keuntungan. Lalu cerita berubah Ketika tiba-tiba media memberikan berita buruk, seketika banyak orang menjual, membuat nilai kripto kita turun, karena dipenuhi kepanikan. Kita menjual juga dalam nilai rugi.

Kurang lebih seperti itu penjelasan singkat mengapa nilai mata uang kripto kita bisa naik-turun yang cepat atau lambat. Melihat data yang di awal dijelaskan, maka kita tidak dapat memungkiri arus perubahan dari perkembangan zaman, seperti industry 4.0, kita selalu diberikan pilihan untuk tutup mata, menolak perubahan atau siap beradaptasi menerima perubahan, semua pilihan ada di tangan kita. Namun jika Kembali berbicara dengan data, sudah semestinya kita beradaptasi, menyiapkan diri, menerima perubahan yang bisa dibilang terlalu cepat ini.

Tentu sesuai pesan di awal, pelajari lebih detail, pahami pada apa yang sedang atau akan kita investasikan, karena hal ini akan mempengaruhi kondisi keuangan kita ke depannya, selalu ingat, pastikan keuangan kita sudah stabil. Miliki dana darurat sesuai kebutuhan, proteksi, tujuan keuangan, untuk apa kita berinvestasi? Mau mendapatkan apa dan pengetahuan kita akan instrument investasi yang kita geluti? Selamat mencoba!, semoga bermanfaat.



Simak Video "Bappebti Setop Terbitkan Izin Baru Exchange Kripto di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT