Menabung dengan Gaji UMR

Menabung dengan Gaji UMR

- detikFinance
Jumat, 09 Feb 2007 11:33 WIB
Jakarta - Yth. Dokter Keuangan,Saya seorang buruh yang bekerja di daerah Tangerang dengan gaji sedikit di atas UMR. Untuk menghemat maka saya tinggal di kos-kosan yang berlokasi tidak jauh dari Pabrik sehingga tidak perlu naik kendaraan umum. Jadi saya jalan kaki untuk pergi dan pulang ke Pabrik, memang sedikit melelahkan (+/- 1 km) tapi hemat transportasi. Biasanya kita berjalan bersama sama dengan buruh-buruh lain dengan pos berkumpul di warung tegal di dekat kos-kosan, serta warung rokok di depan pabrik. Dengan berjalan bersama sambil menenteng minuman ringan dan cemilan maka rasa lelah tidak terasa.Pertanyaan saya adalah bagaimana caranya saya bisa menabung karena pendapatan saat ini selalu kurang, sekedar informasi; biaya kos Rp 200 ribu, biaya makan Rp 600 ribu, kirim orangtua di Kampung Rp 200 ribu. Sedangkan untuk menanggung biaya lainnya maka saya terpaksa sering lembur atau mengurangi jatah makan hanya siang dan malam saja.Terima Kasih,JawabanTeman buruh seperjuangan. Kelihatannya Anda mempunyai beban yang berat untuk melangsungkan hidup ini. Kalau dilihat dari penjelasan Anda maka Total Pengeluaran sebulan bisa mencapai +/- Rp 1 juta. Dengan Pos pengeluaran terbesar dari biaya makan yaitu Rp 600 ribu sebulan atau Rp 20 ribu sehari. Saya menyarankan agar Anda bisa melakukan analisa atas biaya makan Rp 20 ribu sehari. Apakah itu termasuk seluruh pengeluaran yang berklasifikasi makanan dan minuman atau hanya biaya untuk makan 3 kali sehari (pagi, siang dan malam). Maksud saya apakah itu juga termasuk biaya untuk membeli minuman ringan dan kudapan yang menemani Anda berjalan pergi dan pulang ke dan dari pabrik. Jika Rp 20 ribu per hari sudah termasuk dengan biaya tersebut maka sebaiknya Anda menghitung dengan cermat berapa yang Anda bayarkan untuk menikmati minuman ringan dan makanan kecil tersebut.Kalau saya boleh sarankan maka cobalah Anda kurangi membeli minuman ringan dan makanan kecil tersebut. Gantilah dengan membawa botol air kecil yang dapat diisi dengan air mineral yang tentunya disediakan di pabrik. Kemudian biasakanlah untuk sarapan di pagi hari sehingga Anda tidak perlu membeli makanan kecil. Sedangkan makan malam bisa Anda kurangi porsi dan jenis makanannya sehingga tidak terlalu mahal harganya. Jika memungkinkan maka Anda bisa memasak sendiri di tempat kos daripada beli ke warung.Mudah-mudahan usulan merubah Gaya Hidup jajan yang Anda miliki bisa membuat Anda bisa menabung. Sekedar ilustrasi jika setiap pergi ke pabrik Anda membayar Rp 2500 untuk minuman ringan dan makanan kecil, dan setiap pulang dari pabrik juga mengeluarkan uang senilai yang sama maka dalam 20 hari kerja sudah terbelanjakan Rp 100 ribu. Masih ada sisa Rp 15 ribu per hari yang cukup Anda gunakan untuk biaya makan, apalagi jika Anda masak sendiri nasi dan lauknya.Jadi dengan menahan hawa nafsu Jajan maka Anda punya kemampuan dana untuk ditabung senilai Rp 100 ribu per bulan. Setahun terkumpul Rp 1,2 juta. Dalam 5 tahun bekerja mungkin Anda sudah bisa mengumpulkan banyak uang hasil tabungan (apalagi jika karir Anda berkembang) yang dapat dibelikan motor untuk disewakan sebagai ojek motor.Harapan saya adalah suatu saat Anda bisa menjadi juragan Ojek Motor yang mempunyai penghasilan lumayan dan tidak perlu berjuang dengan berat dalam menempuh hidup ini.Demikian penjelasan saya, mudah-mudahan bisa membantu beban Anda. (/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads