Mengelola Bisnis Media di Daerah

Konsultasi Keuangan

Mengelola Bisnis Media di Daerah

- detikFinance
Selasa, 27 Mar 2007 09:22 WIB
Jakarta - Saya bekerja menjadi Jurnalis kurang lebih 13 Tahun di pulau Jawa, dari media yang satu pindah ke media yang lain. Tentunya juga kami sudah berfikir sudah saatnya kami membangun daerah lewat profesi kami ini secara profesional. Beberapa waktu yang lalu saya dan teman-teman seprofesi yang ada didaerah NTB mulai berfikir ingin mengelolah media kami sendiri. Tentunya dengan berbagai persiapan mulai masalah SDM, sampai pada beberapa bisnis yang akan menopang media ini. Sampai pada akhirnya kami bertemu dengan salah satu pengusaha yang tertarik dengan konsep kami ini, Persoalannya adalah:1. Saya yang ditunjuk sebagai Penanggungjawab agak tidak terlalu menguasai dunia bisnis. saya sadari selama ini saya hanya sebagai pekerja dan sedikit tahu tentang bisnis. saya mulai berfikir tentang pola kepemimpinan saya nanti harus seperti apa karena ini akan mendukung jalan atau tidaknya usaha yang kami rintis bersama ini ?2. Kami diberi modal 200 Juta diluar 2 mesin yang berharga 1.25 Milyar. dan kami harus mengembalikan seluruh dana tersebut dalam jangka 5 tahun.padahal yang saya tahu untuk membangun sebuah media tidak cukup dengan dana tersebut. tapi karena saya merasa sangat optimis saya menerima tawaran tersebut. mohon masukannya agar rencana tersebut bisa sesuai dengan apa yang kami harapkan. mulai manajemen keuangannya sampai kehal yang lainnya.3. Sebelum kami melangkah, potensi pasar tidak luput dari survei dan analisa kami. sampai pada akhirnya kami berkesimpulan pasar sangat strategis untuk digarap. yang tidak pernah tersentuh oleh media lain...?Sebagai info saja bicara saingan yang akan kami hadapi di NTB berjumlah 2 media yaitu Groupnya Jawa Pos.Mungkin itu saja dari saya, semoga mendapat tanggapan, agar cita-cita kami ini bisa benar-benar terlaksana.salam, terimakasihJawaban :Selamat pak atas usaha gigih Anda dan kawan-kawan sehingga mendapatkan kepercayaan dari seorang Investor untuk menjalankan usaha media cetak tersebut. Secara pribadi saya kagum atas kemauan Team Anda untuk mencari peluang bisnis yang tampaknya cukup potensial.1. Sebenarnya Anda tidak perlu ragu mengenai Pola Kepemimpinan untuk mengelola bisnis ini. Berdasarkan pengamatan saya dari informasi yang Anda berikan maka terlihat bahwa Anda sudah memenuhi beberapa faktor kunci yang diperlukan dalam memimpin sebuah usaha. Contohnya : Kemampuan Teknis dan Pengalaman menjalankan Pekerjaan yang diperlukan sudah terlampaui dengan Pengalaman Kerja Anda di bidang Jurnalis selama 13 tahun. Sayangnya tidak ada informasi apakah Anda juga berkecimpung melakukan kerjaan administrasi dan keuangan, atau paling tidak Anda mengetahui apa saja yang harus dilakukan untuk ke dua jenis pekerjaan tersebut. Kemudian mengenai leadership atau Jiwa Kepemimpinan dan Jiwa Wirausaha atau Entrepreneurship, dari keberhasilan Anda untuk memperoleh modal usaha dari Orang Lain di luar Tim Anda maka itu sudah menunjukkan bahwa Anda mempunyai potensi Jiwa Wirausaha yang mungkin bisa dikembangkan menjadi sebuah berlian. Juga Anda telah sukses memimpin sebuah Tim untuk mempersiapkan dan juga menjual ide usaha ini serta sekaligus membimbing dan membangun sebuah Kerjasama dan Kepemimpinan. Jadi sekarang tinggal Anda melanjutkan Pola Kepemimpinan yang telah terbukti sukses tersebut dalam mengelola bisnis media cetak ini sehari-hari. Pola yang terbaik adalah Menjadi Diri Sendiri dan menjadi contoh Suri Tauladan yang terbaik bagi Anggota Team yang dipimpin. Selalu menghargai ide, usaha dan kerja Orang Lain, serta berani bertindak Tegas dengan landasan Kebijaksanaan adalah Senjata terbaik untuk memperoleh Respek dari Anggota Team. Saran saya adalah serahkan jenis pekerjaan-pekerjaan kritikal yang tidak terlalu dikuasai (misalnya Administrasi dan Keuangan) kepada seseorang yang memang Ahlinya tetapi dapat dipercaya dan punya Attitude yang baik.2. Mengingat Anda dan Tim telah melakukan suatu Studi Kelayakan Usaha maka langkah selanjutnya adalah membuat Rencana Bisnis 5 tahunan dan Tahunan. Rencana Bisnis ini menjadi Pedoman seluruh Tim (baik Manajemen maupun Karyawan) dalam menjalankan Usaha sehari-hari. Rencana Bisnis ini harus disesuaikan dengan metode SWOT (Kekuatan dan Kelemahan Tim, Peluang dan Ancaman Usaha). Tujuan Perusahaan harus bisa dijabarkan dengan jelas dan mudah dimengerti sekaligus bisa diukur secara kuantitatif dan terjangkau. Mengingat Keterbatasan Modal maka Anda dan seluruh Anggota Tim harus punya kemauan dan tujuan yang sama bahwa Dana Operasional Perusahaan harus dicukupi secara Self Financing atau dari Pendapatan yang diperoleh dari Usaha ini sendiri. Untungnya Investor memberikan Jangka Waktu yang cukup lama (5 tahun) bagi Anda dan Team untuk mengembalikan Modal. Faktor kritikal yang perlu Anda diskusikan bersama adalah Remunerasi atau Kompensasi bagi Anggota Tim Inti atau Manajemen. Biasanya di saat awal menjalankan usaha maka diperlukan beberapa waktu untuk memperkenalkan produk dan mencari pelanggan. Akibatnya adalah Jangan mengharapkan memperoleh Pendapatan yang Tinggi pada saat awal menjalankan usaha. Oleh karena itu perlu dipertimbangkan untuk melakukan sistim Bagi Hasil Laba untuk Tim Inti atau Manajemen, dibandingkan dengan sistim Gaji Murni. Namun ke dua sistim tersebut juga bisa dikombinasikan secara proporsional, dengan syarat jangan sampai mempunyai Fixed Cost yang terlalu besar mengingat Modal sangat Terbatas. Atau bisa juga dengan memberikan Bagian Kepemilikan bagi Tim Inti sehingga akan meningkatkan Jiwa Rasa Memiliki Perusahaan. Hali ini akan bermanfaat untuk mengembangkan Perusahaan secara positif.Demikian saran dari Saya, mudah-mudahan usaha bapak berjalan sukses sehingga bisa bermanfaat bagi seluruh pihak. SUKSES SELALU Risza Bambang dan Joannes Widjajanto-Shildt Financial Planning (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads