Syariah atau Konvensional ?

Konsultasi Keuangan

Syariah atau Konvensional ?

- detikFinance
Kamis, 05 Apr 2007 09:05 WIB
Jakarta - Instrumen keuangan syariah kini sudah mulai marak. Apa sebenarnya perbedaan antara instrumen utang syariah dan konvensional. Simak penjelasan dari Shildt Financial Planning berikut.Pertanyaan:"Apa perbedaan obligasi syariah dengan konvensional.baik dari segi produk, maupun akad yang melandasinya. Dan apakah keuntungan dan kekurangan dari keduanya"Terima KasihHariesJawaban :Pak Haries, tampaknya Bapak sudah mulai memikirkan bagaimana berinvestasi diinstrumen yang sesuai keyakinan. Di sini akan dijabarkan secara umum perbedaanmendasar antara instrumen obligasi konvensional dan obligasi syariah.Obligasi adalah surat hutang yang dikeluarkan oleh emiten (dapat berupa badan hukum, perusahaan atau pemerintah) yang memerlukan dana untuk kebutuhan operasi maupun ekspansi mereka. Keuntungan berinvestasi pada obligasi adalah memperoleh bunga dan kemungkinan adanya capital gain.Sedangkan Obligasi Syariah berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia No. 32/DSN-MUI/IX/2002 tertulis : Obligasi Syariah adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh Emiten kepada pemegang Obligasi Syariah yang mewajibkan emiten untuk membayar pendapatan kepada pemegang Obligasi Syariah berupa bagi hasil atau margin atau fee, serta membayar kembali dana obligasi pada saat jatuh tempo.Dari kedua definisi di atas, jelaslah obligasi konvensional memiliki unsur hutang dan bunga, sedangkan obligasi syariah menerapkan metode bagi hasil atau margin atau fee.Selamat berinvestasi.Joannes Widjajanto - Shildt Financial Planning (qom/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads