Konsultasi Keuangan
Kredit Rumah Untuk si Lajang
Senin, 16 Apr 2007 11:34 WIB
Jakarta - Pertanyaan: Saya seorang lajang dengan gaji sekitar Rp 4 juta per bulan. Saya ingin sekali memiliki rumah. Tapi sedikit minder karena harga rumah sekarang rata-rata diatas Rp 100 juta. Pertanyaan saya: 1. Berapa kira-kira persiapan dana awal untuk membeli rumah ?2. Berapa porsi cicilan yang sehat untuk keuangan saya ?3. Apa yang harus saya pertimbangkan untuk membeli rumah?4. Apa yang harus dipertimbangkan dalam memperoleh KPR?Jawaban :Pak Hardja, memang membeli rumah memerlukan pemikiran dan ketekunan yang luar biasa agar mendapatkan rumah sesuai dengan idaman kita. Beberapa orang malah sampai beberapa bulan untuk mendapatkannya. Ada yang hunting rumah baru, tetapi yang didapatkan adalah rumah second yang masih terawat. Membeli rumah second tampaknya perlu dipertimbangkan, karena kita bisa mendapatkan lokasi yang baik, harga yang miring kalau yang punya rumah lagi perlu uang, bahkan rumah second ini kadang sudah direnovasi. Sedangkan untuk membeli rumah baru, ada baiknya anda mengunjungi pameran perumahan yang seringkali diadakan di tempat-tempat umum dan sempatkan untuk mengunjungi lokasi perumahannya.Berapa kira-kira persiapan dana awal untuk membeli rumah ?Dana awal tergantung dari harga rumah idaman kita. Tetapi ada baiknya ditentukan berapa bujet pembelian rumah, setelah itu tentukan besar DP yang biasanya antara 20-30% dari harga rumah. Dan perhitungkan juga biaya renovasi. Sehingga dana awal akan dipakai untuk pembayaran DP, biaya renovasi, dan biaya administrasi bank serta pajak yang harus dibayar berkenaan dengan pembelian rumah kita. Berapa porsi cicilan yang sehat untuk keuangan saya ?Umumnya besar cicilan yang disarankan maksimal sebesar 30% dari pendapatan. Tetapi kita juga dapat mengalokasikannya lebih besar dari angka 30% tadi, tetapi tentunya dengan pengorbanan yang lebih besar. Misalnya dengan menurunkan 'gaya hidup' kita. Yang biasanya nonton bioskop seminggu sekali, harus dikurangi menjadi 2 minggu sekali atau sebulan sekali. Makan di luar yang bisa beberapa kali dalam seminggu, tentunya harus dikurangi menjadi sekali seminggu, atau lebih jarang lagi. Ada pepatah mengatakan: "Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian".Dengan asumsi ada kenaikan gaji setiap tahun, maka cicilan KPR akan menjadi lebih ringan setiap tahun.Apa yang harus saya pertimbangkan untuk membeli rumah ?Banyak yang harus dipertimbangkan. Lokasi rumah yang baik umumnya memiliki akses yang baik pula. Apakah akses ke tempat kerja, akses ke lokasi sekolah, akses ke pasar, akses ke tempat hiburan, apakah bioskop, mall, maupun tempat perbelanjaaan. Jadi yang pertama adalah lokasi. Tetapi rumah yang berada di lokasi yang baik, harus dibeli dengan harga yang lebih tinggi. Sedangkan rumah yang berada di lokasi yang kurang baik, dapat kita beli dengan harga yang lebih murah. Dengan bujet yang sama, kita dapat membeli rumah kecil di lokasi yang baik atau rumah besar di lokasi yang kurang baik.Pertimbangan lain adalah layout dari rumah yang kita mau beli. Apakah sesuai dengan bayangan kita? Misalnya anda punya bayangan untuk memiliki rumah berkamar 3, satu kamar utama, satu untuk kamar anak, satu kamar tamu (yang beberapa tahun kemudian akan digunakan untuk kamar anak yang kedua jika sudah besar). Dan juga memiliki ruang keluarga yang menyatu dengan dapur. Jika layout dari rumah ini jauh dari bayangan kita, maka untuk menyesuaikannya perlu biaya renovasi yang cukup besar.Apa yang harus dipertimbangkan dalam memperoleh KPR ?Untuk pembelian rumah baru, biasanya developer telah memiliki kerjasama dengan beberapa bank. Untuk itu pilihlah bank yang telah bekerjasama tadi dan yang memiliki reputasi yang baik, serta menawarkan program KPR paling menguntungkan buat kita.Sedangkan untuk pembelian rumah second, kita lebih bebas memilih bank yang mau diajak kerjasama. Seringkali bank dalam waktu-waktu tertentu menawarkan program KPR yang menguntungkan. Ini bisa jadi bahan pertimbangan kita. Dengan membandingkan beberapa produk KPR, maka kita akan mendapatkan produk yang paling pas, paling cocok dan paling menguntungkan buat kita.Selamat berburu.Joannes Widjajanto-Shildt Financial Planning
(qom/qom)











































