Bermain Cerdik Reksa Dana

Konsultasi Keuangan

Bermain Cerdik Reksa Dana

- detikFinance
Jumat, 08 Jun 2007 09:19 WIB
Jakarta - Pertanyaan: Saya telah memulai untuk berinvestasi pada reksa dana:1. Bagaimana strategi yang baik setelah kita berinvestasi pada reksa dana?2. Apakah jumlahnya kita tambah terus secara berkala?3. Apakah dalam periode waktu tertentu kita perlu melakukan sell and buy?Terima kasih-Arie BudianaJawaban:Saudara Arie Budiana yang terhormat, ternyata benar bahwa masyarakat kita sedang bergerak dari budaya menabung menjadi budaya berinvestasi. Perbedaan yang paling mendasar menabung dan berinvestasi adalah adanya potensial risiko pada instrumen investasi. Pada reksa dana, potensial risiko yang rendah ada pada pada reksa dana pasar uang, sedangkan potensial risiko yang tinggi ada pada reksa dana saham. Potensial risiko ini berbanding lurus dengan potensial tingkat pengembalian investasinya. Artinya reksa dana yang memiliki potensial risiko yang rendah, juga memiliki potensial tingkat pengembalian investasi yang rendah. Demikian pula reksa dana saham, yang memiliki potensial tingkat pengembalian investasi yang tinggi.Setiap orang memiliki penerimaan risiko yang berbeda, ada yang suka dengan risiko, ada pula yang menghindari risiko. Instrumen investasi yang dibeli haruslah mengacu pada penerimaan risiko ini. Baik sekali, jika kita secara rutin menyisihkan pendapatan kita untuk berinvestasi. Dalam berinvestasi, kita juga perlu menetapkan tujuan investasinya. Sehingga hasil investasi yang kita dapatkan dapat disesuaikan kapan kita memakai dana investasi untuk tujuan investasi tersebut. Jika dana untuk investasi kurang untuk tujuan investasi kita. maka kita dapat menyisihkan dana lebih besar. Intinya tetapkan tujuan dan sisihkan pendapatan untuk berinvestasi.Banyak orang melakukan pembelian reksa dana saat harga tinggi, sedangkan menjualnya saat harga rendah. Tapi prinsip investasi yang harus kita lakukan adalah membeli saat harga rendah dan menjualnya saat harga tinggi.Selamat berinvestasi.Joannes Widjajanto-Shildt Financial Planning (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads