Konsultasi Keuangan
Buka Usaha Gerai Burger
Senin, 16 Jul 2007 09:51 WIB
Jakarta - Saya dan istri mempunyai uang Rp 50 juta, kami bermaksud memulai usaha.Pertama kami melirik usaha waralaba. Dengan pembayaran pertama sebesar Rp 5 juta, kami akan mendapat counter dan bahan baku senilai Rp 500 ribu. Selanjutnya kami harus memesan bahan baku kepemilik waralaba (kami tidak diwajibkan membayar royalti & fee). Selisih harga bahan baku dan harga jual produk (HJ sekitar Rp 10.000) adalah 45 persen. Sewa tempat disebuah food court pasar rakyat yang baru (sekitar 2,5 X 2,5 m2) Rp 500.000 sebulan. Kami berencana memakai tenaga penjual 2 orang X Rp 300.000 (tidur & makan di rumah kami).Kedua kami bermaksud membuka usaha yang sama di sebuah pusat perbelanjaan. Untuk counter kami memesan ketukang kayu Rp 6 juta, kami memakai merek sendiri dan istri saya mengolah produk sendiri. Berdasarkan perhitungan kotor, selisih harga bahan baku dan harga jual adalah 50 persen. Biaya sewa tempat 2,4 X 2,4 m2 10 kali tempat pertama. Tenaga penjual 2 orang X Rp 300.000 (makan dan tidur di rumah).Pertanyaan :A. Izin apa yang harus kami miliki termasuk berapa biaya resmi pengurusannya dan biaya retribusi atau pajak daerah untuk usaha yang akan saya lakukan.B. Kota tempat saya akan memulai usaha adalah kota industri (mayoritas buruh dengan UMR Rp 900.000). Menurut pengamatan saya, dibanding dengan tempat saya kuliah dulu (rata-rata uang saku Rp 500.000 perbulan) usaha seperti ini agak susah. Sebelumnya ditempat saya pernah ada yang mencoba menjual pisang goreng yang sedang tren, tapi tutup. Menurut bapak apakah saya dapat melanjutkan rencana saya tersebut.C. Selain ide diatas, dengan uang sebesar itu usaha apa yang dapat saya lakukan dengan kondisi lingkungan seperti yang saya sebutkan diatas. Mohon dibuatkan juga rician biayanya.Jawaban:Sebelum menentukan apakah kita akan memulai suatu usaha dengan melakukan sendiri atau membeli franchise maka sebaiknya kita memahami dampak positif dan negatif dari kedua cara tersebut. Memulai usaha diri sendiri tentunya membutuhkan perhatian yang lebih besar dari pengusaha. Selain kemampuan, kompetensi dan pengetahuan maka kita juga harus mengorbankan waktu untuk mengelola usaha di saat awal. Analogi dari penjelasan ini adalah seperti kita membesarkan bayi anak kita sendiri. Sedangkan jika kita menggunakan cara franchise maka kita bisa memanfaatkan pengalaman kesuksesan yang telah mereka lakukan, tentunya kita harus membayar kompensasi untuk hal tersebut. Tetapi untuk memilih Franchise yang paling cocok maka sebaiknya dipertimbangkan beberapa hal yaitu:Produk yang dipasarkan, apakah dikenal, diminati atau sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Mutu dan kualitas produk tersebut. Brand atau merek dari produk tersebut, apakah merupakan merek yang punya nilai jual yang tinggi. Pesaing yang terdapat di area lokasi, baik yang menggunakan franchise sama dengan kita atau yang menggunakan merek berbeda tapi menjual produk yang sejenis.Support atau dukungan yang diberikan pemegang lisensi franchise seperti misalnya pengelolaan usaha, sistem pemasaran, produksi barang atau jasa, pelayanan dan sebagainya. Harga dari Franchise itu sendiri, baik harga lisensi, royalti, pembelian bahan mentah dan maintenance atau perawatan dan support atau dukungan. Hal-hal lain yang mempengaruhi kesuksesan usaha kita.A. Mengenai biaya-biaya yang berhubungan dengan perizinan sangat tergantung kepada lokasi dan daerah dimana usaha itu akan dioperasikan. Untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat maka silahkan untuk menghubungi pemda terkait sesuai dengan keperluannya. Sedangkan mengenai jenis izin yang diperlukan juga disesuaikan dengan jenis usaha yang akan dilakukan dan rencana kita apakah ingin mendirikan suatu badan usaha untuk mengelola usaha ini atau dijalankan secara personal saja. Untuk informasi ini juga silahkan memperolehnya dari pemda atau bisa juga minta bantuan dari notaris jika ingin mengelola dengan mendirikan badan usaha.B. Keputusan melakukan suatu usaha diperoleh dari keyakinan pengusaha atau pemilik usaha, apakah bisnis ini mempunyai potensi untuk dilakukan dan dapat bertahan untuk waktu yang cukup panjang bahkan dapat berkembang lebih baik lagi dibandingkan sekarang. Untuk mendapatkan tingkat keyakinan yang tinggi maka silahkan membaca penjelasan atas pertanyaan no 1 di atas.C. Seperti juga penjelasan saya pada pertanyaan no 1 di atas maka silahkan mencari suatu jenis usaha yang paling cocok dengan karakteristik kita sendiri serta mempunyai faktor eksternal yang paling baik. Dengan begitu maka kita bisa memperoleh suatu kemungkinan sukses yang terbesar. Tentunya setelah kita sudah melakukan yang terbaik maka langkah terakhir adalah menyerahkan semua rencana dan aktivitas kita kepada Yang Maha Kuasa. Percayalah bahwa jika kita sudah melakukan seluruh upaya yang terbaik maka kita pasti akan memperoleh manfaat yang terbaik juga apa pun bentuk dan hasilnya. Terimakasih Risza Bambang-Shildt Financial Planning
(ir/ir)











































