Konsultasi Keuangan
Gaji Pas Ingin Punya Rumah
Senin, 29 Okt 2007 09:02 WIB
Jakarta - Saya seorang ayah dari 1 orang anak,pengeluaran uang yang pasti :1. Asuransi pendidikan BNI tapenas( tiap bulan Rp.100.000)+- 1-2 tahun2. Asuransi Pendidikan Bumi Putera ( 3 bln 1 x Rp.311.100)+- 17 tahun3. Kontrakan Rp. 350.000,-4. Air + listrik Rp. 100.000,-Pemasukkan :1. Gaji Rp 1.911.0002. Uang makan + transport = Rp 600.000Yang ingin saya tanyakan:1. Gimana ya saya bisa mendapatkan rumah sendiri, dengan penghasilan saya seperti diatas?2. Saya tiap tahun mendapatkan bonus dari kantor 6x gaji + insentif 1 bulan gaji, adakah bank yang mau memberikan kredit lunak kepada saya?3. Apakah dengan saya kontrak + ikut asuransi tsb malah menambah masalah bagi keuangan saya nantinya?Terima kasih atas jawabannyaJawaban :Jika dilihat dari data yang anda paparkan, pengeluaran rata-rata per bulan sekitar Rp 650 ribu, sedangkan pemasukan rata-rata per bulan sebesar Rp 3,6 juta per bulan. Atau anda memiliki surplus sebesar hampir Rp 3 juta per bulan, jumlah yang cukup besar untuk memulai mengatur keuangan keluarga dengan lebih baik. Saya akan mencoba menjawab ketiga pertanyaan satu persatu.1. Gimana ya saya bisa mendapatkan rumah sendiri, dengan penghasilan saya seperti diatas? Dengan melihat surplus (dari data sementara) yang sekitar Rp 3 juta, anda dapat mulai merencanakan pembelian rumah yang diidamkan. Menghitung besar pengeluaran lebih detil akan dapat dihitung berapa besar surplus sebenarnya yang dapat dipakai untuk membayar cicilan rumah. Juga aset likuid (yang mudah dicairkan) akan dapat dihitung kemampuan anda dalam menyediakan dana untuk uang muka.Terdapat aturan main yang disarankan oleh para perencana keuangan yang menyatakan bahwa maksimum pembayaran cicilan kredit dari pendapatan adalah 30%.2. Saya tiap tahun mendapatkan bonus dari kantor 6x gaji + insentif 1 bulan gaji, adakah bank yang mau memberikan kredit lunak kepada saya?Pemasukan tambahan ini akan mempermudah anda dalam memperoleh kredit dari bank. Yang perlu ditanyakan adalah apakah pemasukan ini tetap setiap tahun, atau berfluktuasi sesuai kondisi tertentu. Penghitungan rata-rata pemasukan sudah memperhitungkan bonus dan insentif ini.3. Apakah dengan saya kontrak + ikut asuransi tsb malah menambah masalah bagi keuangan saya nantinya?Yang pasti sangat bergantung pada alasan pembelian produk ini pada awalnya dan apakah alasan tersebut masih sangat relevan saat ini. Perlu dilihat lagi apakah pembelian yang dilakukan telah mencukupi kebutuhan yang ada di masa depan, atau apakah malah kurang. Silakan anda lihat sekali lagi.Mudah-mudahan ini penjelasan di atas menginspirasi anda untuk mewujudkan rumah idaman anda.Selamat berhitung.Joannes Widjajanto-Shildt Financial Plannig
(qom/qom)











































