Pharmacyst Putus Asa Berusaha

Konsultasi Keuangan

Pharmacyst Putus Asa Berusaha

- detikFinance
Jumat, 07 Des 2007 09:31 WIB
Jakarta - Pertanyaan:

Saya seorang pharmacyst. Enam bulan ini sudah mulai beranikan diri membuka distribusi alat kesehatan untuk RS atau klinik. Tetapi kendalanya sulit sekali menyelip ataupun mengeser diantara pemain lama dan perusahaan besar walaupun profit yang saya ambil hanya 5 % saja.

Bagi saya jika 6 bulan belum mendapat customer baru , terlalu berat untuk biaya operasional. Dengan modal yang terbatas , saya masih akan bertahan hingga 1 tahun.

Jika saya mundur dari bidang ini, usaha apa lagi yang baik saya lakukan ,dengan modal Rp 10 juta ? Saya hobi masak, sehingga terpikir jug membuka kantin atau kafe.  Tapi modal terbatas, dan saya ingin memulai usaha dari rumah , tapi rumah saya tidak di tepi jalan.

Saya internet marketer jadi saya bisa memasarkan produk via internet. Tapi kok belum hoki ya ?

Salam
Jawaban: Berdasarkan informasi yang Anda berikan maka tampaknya Anda mempunyai 2 kemampuan teknis yang tidak ada hubungan sama sekali yaitu Ahli Farmasi dan Ahli Masak. Ini sebuah Anugerah Tuhan yang harus kita syukuri, karena ini bisa menjadi Modal Dasar bagi Anda untuk berkarir.

Tapi yang juga harus kita ketahui bahwa untuk Sukses dalam Bisnis maka dibutuhkan banyak sekali faktor lain diluar dari Keahlian atau Kompetensi Teknis yang dimiliki. Contohnya adalah : Skill Pemasaran, Kemampuan Menjual, Pengelolaan Perusahaan, Pembukuan, Perencanaan Bisnis, Strategi Marketing & Promosi, Pengamatan Pesaing, Menentukan Tempat Usaha, Penetapan Target Pasar dan lain-lain. Juga kita membutuhkan Modal Dana untuk Membangun Usaha dan Operasional Perusahaan Sehari-hari.                                                                                             

Dari Analisa Sekilas maka tampaknya Anda mempunyai kekurangan dalam hal Faktor Marketing, belum adanya Target Pasar yang jelas, tidak ada strategi pemasaran untuk menciptakan perbedaan dengan para pesaing yang bisa menimbulkan ketertarikan para nasabah dan yang paling penting adalah belum punya Nasabah yang loyal atau pelanggan yang berminat untuk membeli secara terus menerus.

Kelemahan ini bisa diperbaiki karena ini adalah problem yang berhubungan dengan pengalaman. Salah satu cara untuk mengasah keahlian, pengetahuan dan kemampuan marketing adalah dengan melakukannya sendiri. Namun jika modal kita terbatas maka kita bisa melakukannya dengan bekerja pada orang lain.

Cobalah Anda melamar pada perusahaan Pesaing yang Besar, jika memungkinkan maka cobalah bekerja pada perusahaan multinasional atau perusahaan lokal berskala nasional. Mengingat tujuannya adalah untuk belajar marketing dan sales maka sebaiknya Anda jangan terlalu pasang harga untuk minta gaji yang tinggi, yang penting cukup untuk kebutuhan pokok. Ini sama dengan belajar di sekolah terbaik tapi yang menarik adalah Anda tidak perlu bayar, malahan Anda dibayar untuk berlatih.

Disamping itu Anda juga memiliki kesempatan untuk Membuka dan Memperluas Jaringan sehingga paling tidak Anda bisa mengenal Calon Pelanggan yang bisa menjadi Prospek pada saat Anda membuka Usaha sendiri. Cobalah mencari suatu hal yang bisa menjadi Perbedaan antara Produk Anda nanti dengan Produk yang dimiliki Pesaing. Siapa tahu saat Anda 'bekerja' maka Anda juga bisa mencoba untuk memasarkan kemampuan Anda untuk memasak dengan Produk katering pada para Pelanggan atau Karyawan teman bekerja.

Namun hal itu janganlah mengganggu Tujuan Anda untuk belajar Marketing dan Sales. Demikian saran saya, semoga ini bisa membantu menciptakan Kesuksesan dengan baik dan sesuai harapan.       
Risza Bambang  (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads