Pergerakan pasar finansial masih belum kondusif, terutama gara-gara rencana The Federal Reserve mengurangi besara program stimulusnya dan ketegangan di negara-negara Timur Tengah yang memicu tingginya harga minyak dunia.
Pada saat seperti ini, cara investasi cara lama dinilai sudah tidak berlaku lagi. Lalu bagaimana caranya mengamankan aset atau bahkan berinvestasi di masa-masa penuh ketidakpastian seperti sekarang ini?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Beli dan Tahan Portofolio Sesuai Risiko
|
|
"Anda harus menjadi penjelajah hutan ketimbang jadi pejalan kaki di trotoar," kata Ekonom Gary Shilling. Terus monitor portofolio anda dan bersiaplah menjual saham yang sudah masuk tren melemah, lalu pindah ke saham yang siap menguat.
2. Price/Earning yang Rendah Tak Lagi Bisa Diandalkan
|
|
3. Ambil Keuntungan dari Volatilitas
|
|
4. Awasi Gerak-gerik Politisi
|
|
5. Tak Perlu Menunggu Lama Untuk Meraup Laba Hasil Investasi
|
|
6. Berinvestasi dengan Target, Jangan Melawan Indeks
|
|
Namun, ada baiknya berkonsentrasi ke target yang spesifik ketimbang harus melampaui kinerja indeks saham gabungan. Target ini mirip dengan tujuan hidup, seperti memilih tempat kuliah atau kapan Anda akan pensiun.
7. Tetapkan Batas Jual Sebelum Beli
|
|
Editor American Association Individual Investors Journal Charles Rotblut menganjurkan Anda punya batas jual, bahkan sebelum lakukan aksi beli. Batas ini menghindari risiko saat terjadi panik jual ataupun merugi terlalu dalam.
8. Mengekor Investor yang Lebih Lihai
|
|
Anda bisa mengecek siapa saja pemilik di saham-saham unggulan. Pergerakan mereka bisa diperhatikan untuk diikuti ke saham-saham mana saja mereka masuk dan mereka lepas.
9. Selalu Pegang Uang Tunai Dengan Jumlah yang Cukup
|
|
10. Jangan Buru-buru Jual, Masuklah Saat Pasar Turun
|
|
Investor asal California Bob Matteucci memborong saham Nordstrom tepat saat krisis finansial yang waktu itu harganya hanya US$ 8.
"Ini seperti berlian yang siap dipungut," kata Matteucci. "Hidup ini bukan menunggu badai berlalu, tetapi bagaimana caranya belajar berdansa di tengah hujan," katanya.
Halaman 2 dari 11










































