Apa sih ORI itu?
|
|
ORI atau Obligasi Ritel Indonesia merupakan instrumen investasi berupa Obligasi Negara yaitu surat berharga milik pemerintah yang diterbitkan oleh Departemen Keuangan RI dan dijual kepada individu atau perseorangan.
ORI010 adalah ORI seri 10. Apa bedanya ORI010 dengan ORI-ORI sebelumnya?
|
|
Berikut daftar historis nilai kupon ORI:
ORI001 nilai kuponnya 12.05% per tahun (sudah jatuh tempo)
ORI002 nilai kuponnya 9.28% per tahun (sudah jatuh tempo)
ORI003 nilai kuponnya 9.40% per tahun (sudah jatuh tempo)
ORI004 nilai kuponnya 9.50% per tahun ( jatuh tempo 12 Maret 2012)
ORI005 nilai kuponnya 11.45% per tahun (jatuh tempo 15 Sept 2013 β tenor 5 tahun)
ORI006 nilai kuponnya 9.35% per tahun (jatuh tempo 15 Agustus 2012)
ORI007 nilai kuponnya 7.95% per tahun (jatuh tempo 15 Agustus 2013)
ORI008 nilai kuponnya 7.3% per tahun (jatuh tempo 15 Oktober 2014)
ORI009 nilai kuponnya 6,25% (jatuh tempo 15 Oktober 2015)
ORI0010 nilai kuponnya 8,5% (jatuh tempo 15 Oktober 2016)
Dengan tingkat kupon 8,5% per tahun, ORI010 menawarkan imbal hasil yang lebih tinggi dari kupon ORI009 sebelumnya, yaitu 6,25% per tahun.
Perbedaan lain yang dimiliki ORI010 adalah ditetapkannya ketentuan Minimum 1 coupon Holding Period (MHP). Dengan skema pembayaran kupon per bulan, maka adanya ketentuan ini membuat investor hanya dapat memindahtangankan (atau menjual) kepemilikan ORI010 setelah berakhirnya periode pembayaran kupon pertama.
Kupon itu apa sih?
|
|
Dengan kupon ORI010 sebesar 8,5% per tahun berarti pemerintah berkomitmen untuk memberikan tingkat bunga yang tetap. Seperti deposito, pemerintah akan mencairkan pokok dari ORI saat jatuh tempo.
Dan juga sama dengan deposito, kupon ORI akan dikenakan pajak atas kupon. Perbedaannya adalah pajak atas kupon ORI adalah 15%, lebih rendah dari pajak atas bunga deposito yang sebesar 20%.
Apa sih keuntungan dari memiliki ORI010?
|
|
- Investasi yang relatif aman. ORI merupakan obligasi yang pembayaran kupon dan pokok sampai dengan jatuh temponya dijamin oleh Pemerintah RI.
- Menguntungkan. Dengan nilai kupon 8,5% per tahun dan pajak atas kupon 15%, ORI010 menawarkan imbal hasil lebih tinggi daripada Deposito dan Tabungan.
- Minimum investasi rendah. ORI010 bisa dimiliki dengan investasi minimal 5 juta rupiah, dan kelipatannya
- Likuid. Setelah berakhirnya periode pembayaran pertama (bulan ke-1) investor dapat menjual ORI010 yang dimilikinya di pasar sekunder
- Mudah. Prosedur pembelian dan penjualan ORI mudah dan transparan, baik di pasar perdanaΒ maupun dipasar Sekunder (melalui mekanisme bursa ataupun di luar bursa dan tercatat di Bursa Efek Indonesia).
Lalu apa risiko berinvestasi di ORI?
|
|
- Risiko gagal bayar (default risk), yaitu pada saat Pemerintah RI mengalami kebangkrutan sehingga tidak mampu memenuhi kewajiban pembayaran utangnya. Tapi pada prinsipnya risiko gagal bayar pada investasi ORI sangat kecil, mengingat Pemerintah berdasarkan Undang-Undang APBN setiap tahunnya menjamin pembayaran kupon dan pokok SUN, termasuk ORI sampai dengan jatuh temponya.
- Risiko Pasar (market risk) adalah potensi kerugian apabila investor menjual ORI di pasar sekunder sebelum jatuh tempo pada harga jual yang lebih rendah dari harga belinya. Untuk menghindari risiko tersebut, sebaiknya ORI tidak dijual sampai dengan jatuh tempo. Atau hanya melepas ORI pada saat harga jualnya lebih tinggi dibanding harga belinya
- Risiko Likuiditas (liquidity risk) adalah potensi kerugian apabila sebelum jatuh tempo pemilik ORI yang memerlukan dana tunai mengalami kesulitan dalam menjual ORI di pasar sekunder pada tingkat harga yang wajar. Risiko tersebut sangat kecil pada Investasi pada ORI, karena ORI dapat dijadikan jaminan atau digadaikan kepada pihak lain.
Investor seperti apa yang bisa memaksimalkan keuntungannya dengan memiliki ORI010 ini?
|
|
Tiap orang memiliki profil risiko dan tujuan investasi yang berbeda, sehingga tidak ada instrumen investasi yang cocok untuk semua orang.Β Walaupun demikian, dengan karakteristik-karakteristiknya, investasi pada ORI010 akan optimal untuk investor yang:
- Membutuhkan produk untuk investasi jangka menengah (minimal 3 tahun)
- Memerlukan likuiditas/pendapatan bulanan dari pembayaran kuponnya
- Uang yang digunakan untuk membeli ORI010 merupakan dana investasi yang tidak akan digunakan hingga jatuh tempo di tahun 2016 nanti
Bagaimana caranya berinvestasi pada ORI010
|
|
Persyaratan pembeli adalah Warga Negara Indonesia, dan dibuktikan dengan KTP (Kartu Tanda Penduduk).
Pembelian bisa dilakukan di agen-agen penjual ORI010. Agen penjual ORI010 adalah beberapa Bank BUMN, bank asing, maupun sekuritas yang telah ditetapkan sebagai Agen Penjual ORI010. Ada 20 Agen Penjual yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan.
Biaya pembelian ORI010 berbeda-beda di tiap Agen Penjual. Dan biasanya mencakup biaya materai, pembukaan rekening efek dan biaya penyimpanan efek hingga jatuh tempo.
Bagaimana Perhitungan Keuntungan Pembelian ORI010?
|
|
Simulasi pembelian ORI010 sejumlah Rp 5.000.000
Bunga 1 tahun (nett) = 8,5% X (1-15%) = 7.225%
Bunga 1 bulan (nett) = 7,225%/12 = 0,60208%
Keuntungan dalam 1 bulan (nett) = Rp 5.000.000 X 0,60208% = Rp 30.104
Keuntungan dalam 3 tahun (nett) = Rp 30.104 X 36 bulan = Rp 1.083.744
Sehingga total investasi ditambah bunga/kupon nett selama 3 tahun adalah sebesar Rp 6.083.744.
Β
Simulasi pembelian ORI010 sejumlah Rp 20.000.000
Bunga 1 tahun (nett) = 8,5% X (1-15%) = 7.225%
Bunga 1 bulan (nett) = 7,225%/12 = 0,60208%
Keuntungan dalam 1 bulan (nett) = Rp 20.000.000 X 0,60208% = Rp 120.416
Keuntungan dalam 3 tahun (nett) = Rp 30.104 X 36 bulan = Rp 4.334.976
Sehingga total investasi ditambah bunga/kupon nett selama 3 tahun adalah sebesar Rp 24.334.976.
Selamat berinvestasi pada ORI010.
Halaman 2 dari 9











































