Bosan berinvestasi di obligasi, atau lama menunggu keuntungan saham? Beberapa investor kini mulai beralih memanfaatkan hobi mereka sebagai investasi yang punya potensi menguntungkan. Risikonya banyak pasti tapi begitu juga dengan manfaatnya.
Misalnya bisa memanfaatkan hobi sebagai investasi seperti seni, barang-barang antik dan mobil klasik, wiski, dan juga minuman anggur. Dari barang-barang itu bisa dijadikan alternatif investasi.
Berikut beberapa hobi yang bisa dijadikan alternatif investasi seperti dikutip detikFinance dari CNBC, Rabu (15/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koleksi Barang-barang Antik
|
|
Beberapa kolektor yang dulunya hanya iseng, kini mulai serius menjadi kolektor barang-barang antik dan menjadikan barang-barang tersebut menjadi strategi investasi. Namun, mengingat liarnya fluktuasi harga, kurangnya penghasilan tetap, biaya tinggi dan likuidasi dari jenis aset fisik, investasi barang antik merupakan investasi jangka panjang, jadi lebih mirip dengan berinvestasi di real estate daripada saham.
Karya Seni
|
|
Seperti barang-barang antik, seni adalah investasi untuk jangka panjang dan itu bisnis besar. Namun menurut Michael Musa, pendiri indeks dan Beautiful Asset Advisors, investasi dalam karya seni bukan hanya untuk orang yang sangat kaya. Menurutnya, seni murah cenderung mengungguli karya yang lebih mahal. Seseorang dengan portofolio US$ 500.000 bisa mempertimbangkan untuk menempatkan 10 sampai 20% aset likuid untuk karya seni.
Mobil
|
|
Itu karena mobil klasik punya kelas tersendiri. Di musim gugur terakhir, Ferrari keluaran tahun 1963 seri 250 GTO dilaporkan dibeli seharga US$ 52 juta.
Koin
|
|
Seperti seni, barang antik dan koleksi lainnya, investasi di koin adalah investasi jangka panjang. Risiko pun ada seperti koin palsu, penipuan dan fluktuasi perubahan harga. Tapi dengan mempelajari pasar dengan hati-hati, Anda bisa mendapatkan keuntungan lewat koleksi koin langka Anda.
Komik
|
|
Berinvestasi dalam buku-buku komik adalah fenomena yang relatif baru, tidak ada yang mengatakan apakah segmen ini akan terus tumbuh atau semakin melemah seperti pasar animasi.
Film
|
|
Resiko investasi di film salah satunya adalah jumlah anggaranyang tidak terkontrol. Di sisi positifnya, teknologi saat ini punya potensi keuntungan jangka panjang dari usaha jangka pendek. Investor yang mampu mengambil pendekatan portofolio, berinvestasi di lebih dari satu film, ini bisa untuk meminimkan risiko.
Kuda Pacu
|
|
Perlu diketahui, investor perlu dana yang besar untuk membeli kuda, butuh biaya yang cukup besar namun potensi keuntungan juga besar. Kuda pacu adalah investasi yang unik pada kedua tingkat yaitu keuangan dan emosional.
Perangko
|
|
Mengumpulkan prangko klasik atau filateli untuk tujuan investasi menjadi sangat populer pada 1970-an. Harga telah merosot sejak itu dan para ahli memperkirakan apakah mengumpulkan perangko untuk tetap bisa menghasilkan keuntungan masih merupakan ide yang baik. Perangko yang terkait dengan sejarah, pra-revolusi Rusia atau kolonial India cenderung naik nilainya.
Whisky
|
|
Anggur
|
|
Mempertahankan dan kemudian membuat keuntungan dari investasi anggur membutuhkan banyak waktu dan harta. Dan Anda tidak mungkin untuk mengalahkan keuntungan pasar. Jadi pastikan untuk membeli anggur yang menarik bagi selera Anda, karena kenikmatan utama Anda mungkin berasal dari minum anggur segelas penuh, bukan keuntungan.
Halaman 2 dari 11











































