Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 20 Okt 2018 10:10 WIB

Bagaimana Cara Menemukan Market Leader?

Ellen May - detikFinance
Foto: Dok. Ellen May Foto: Dok. Ellen May
Jakarta - Dalam memilih sebuah saham baik untuk di investasikan maupun untuk ditradingkan tentunya kita mencari saham yang bertumbuh dan kalau bisa saham yang kita pilih itu lah saham yang memimpin
penguatan di sektornya.

Saham - saham seperti ini lah yang biasanya disebut sebagai market leader atau leading stocks. Lalu apa ciri - ciri saham yang termasuk ke dalam market leader atau leading stocks ini? Apa saja saham - saham yang masuk ke dalam kategori market leader atau leading stocks tersebut?

Yuk baca sampai habis artikel "Bagaimana Cara Menemukan Leading Stocks?"

Ciri - Ciri Saham yang Masuk Dalam Kategori Market Leader?

Agar Anda bisa memilih saham - saham yang masuk dalam kategori market leader, tentunya Anda harus mengenali dan mengetahui terlebih dahulu ciri - ciri dari saham yang masuk dalam kategori market leader.

Lalu apa ciri - ciri saham yang masuk ke dalam kategori market leader?

Saham - saham yang masuk ke dalam kategori market leader atau leading stocks biasanya adalah saham yang perusahaannya memiliki pertumbuhan laba paling bagus diantara sektor nya.

Market leader sebetulnya mudah ditemukan, akan tetapi kebanyakan investor atau trader memiliki kendala atau tantangan psikologis yang membuat mereka sulit untuk menentukan apakah mereka akan membeli saham - saham yang masuk dalam kategoti market leader tersebut atau tidak.

Ketika pasar saham mulai mengalami kebangkitan setelah krisis, saham - saham ini lah yang pertama kali menguat dengan signifikan. Sehingga membuat sebagian investor ragu dan takut untuk membeli saham - saham ini ketika pertama kali menguat, karena mereka beranggapan bahwa harganya sudah mahal, kalau beli sekarang pasti sudah terlambat dan lain sebagainya.

Lalu apa yang membuat market leader ini meroket?

Yang membuat saham ini meroket adalah big money atau institusi yang sudah mengetahui prospek dari saham - saham yang masuk dalam ketegori market leader ini.

Mereka para institusi tidak khawatir sudah seberapa jauh harga saham sudah menguat, yang menjadi fokus mereka adalah kondisi fundamental perusahaan dan prospek perusahaan ke depan.

Perusahaan yang baik dan layak masuk dalam kategori market leader adalah perusahaan yang dapat menghasilkan keuntungan yang bertumbuh, memiliki rasio utang terhadap modal yang masih masuk
akal dan memiliki sistem manajemen yang baik sebagai berikut:

1. Perusahaan yang menghasilkan keuntungan konsisten Memiliki keuntungan yang konsisten artinya perusahaan itu bisa terus tumbuh dan meningkatkan nilainya, jika nilai perusahaan meningkat, akan berdampak keuntungan bagi para pemegang saham.

Untuk menentukan perusahaan yang konsisten menghasilkan keuntungan, perhatikan pertumbuhan penjualan dalam minimal lima tahun terakhir, atau bahkan sepuluh tahun terakhir. Supaya lebih
mudah, Anda juga bisa melihat dari rasio Earning Per Share (EPS) atau Return On Asset (ROA).

2. Manajemen Perusahaan
Sebagai kemudi perusahaan, manajemen yang baik tidak hanya bertanggung jawab untuk menghasilkan keuntungan, tapi juga membuat kebijakan yang memberi nilai bagi para pemegang saham. Kenali manajemen perusahaan yang Anda pilih dan perhatikan kinerja perusahaan selama dalam pimpinan manajemen tersebut.

3. Risiko Perusahaan
Meskipun menghasilkan kinerja yang bagus dengan manajemen yang baik, tapi perusahaan dengan risiko yang besar bukan pilihan yang bagus untuk investasi jangka panjang. Risiko apa yang dimaksud? Risiko yang dimaksud adalah utang yang dimiliki oleh perusahaan itu, Anda bisa mengetahui ini dengan melihat Debt to Equity Ratio (DER).

Atau Anda juga bisa membandingkan chart atau grafik indeks dengan grafik saham. Anda bisa pilih saham mana yang naik lebih dulu ketika IHSG masih bergerak turun.

Lalu apa saja saham - saham tersebut?

Beberapa diantaranya adalah saham - saham blue chips dan ada juga saham second liner. Beberapa saham yang berpotensi menjadi market leader atau leading stocks adalah GGRM, Anda bisa
perhatikan saham GGRM cenderung naik dalam jangka panjang.

Lalu saham kedua adalah saham BDMN, yang menarik dari saham BDMN ini adalah ketika saham perbankan lainnya turun, saham BDMN sendiri justru bergerak naik. Saham BBCA pun juga termasuk
saham leading stocks atau market leader.

Sedangkan dari sektor komoditas ada saham PGAS, saat ini saham PGAS cukup menarik pasalnya ketika IHSG masih stagnan.

Lalu dari sektor semen ada saham SMGR dan saham INTP. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed