Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 22 Nov 2018 11:30 WIB

Persiapkan Ini Sebelum Anda Trading

Ellen May - detikFinance
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Dalam sebuah pertandingan sepak bola hingga memulai sebuah bisnis, perlu disertai dengan sebuah persiapan dan perencanaan yang matang di awal, agar pertandingan dan bisnis dapat berjalan
dengan baik.

Begitu juga dengan trading dan investasi saham. Jika Anda ingin sukses di dalam pasar saham, maka sebelum Anda melakukan segala sesuatu, Anda perlu mengembangkan sebuah rencana.

Kebanyakan orang yang terjun ke pasar saham jarang sekali memiliki perencanaan yang matang, atau bahkan lebih buruk mereka memiliki perencanaan yang tidak realistis mengenai investasi di
pasar saham.

Mengapa memiliki perencanaan itu penting?

Karena tanpa memiliki perencanaan yang nyata, kebanyakan orang biasanya mengambil keputusan berdasarkan saran dari broker, media, televisi, atau bahkan hanya mendengar rumor - rumor yang
belum tentu kebenarannya.

Perlu Anda ketahui bahwa trading dan investasi adalah masalah yang serius karena uang Anda yang menjadi taruhannya. Dengan memahami hal ini tentunya Anda tidak akan sembarangan dan akan
membuat perencanaan yang matang di awal sebelum memasuki pasar saham.

Enjoy The Process

Banyak orang yang menyangka trading atau investasi di pasar saham itu mudah, karena hanya beli di bawah dan jual di atas. Sehingga banyak yang beranggapan bahwa ketika harga turun maka saatnya
untuk beli dan harga naik adalah saatnya untuk jual, padahal kenyataannya tidak semudah itu karena masih memerlukan analisis yang lebih mendalam.

Perlu Anda ketahui tidak ada yang namanya trading bebas resiko meskipun Anda beli saham blue chips pada harga turun dalam sekalipun tidak menjamin harga akan langsung naik.

Sehingga penting bagi Anda untuk mempersiapkan rencana dan strategi untuk menghadapi risiko -risiko yang akan Anda hadapi di pasar saham.

Meskipun demikian dengan perencanaan dan strategi bukan berarti Anda akan terlepas dari kerugian, akan tetapi setidaknya itu akan membantu Anda meminimalkan risiko yang akan Anda
hadapi nantinya.

Trading plan yang perlu anda persiapkan
  • Keputusan dan entry beli sebuah saham
  • Bagaimana Anda akan mengatasi sebuah risiko, apa yang akan Anda lakukan jika arah harga
  • berlawanan dengan analisa Anda
  • Bagaimana Anda Mengunci profit Anda
  • Bagimana Anda mengatur money management Anda.


Rencana Cadangan

Salah satu cara terbaik untuk membantu kesuksesan di pasar saham adalah dengan memiliki rencana cadangan. Karena tidak selalu rencana yang telah kita persiapkan akan berjalan sesuai dengan keinginan kita, dan ada kalanya yang terjadi malah sebaliknya.

Maka dari itu Anda perlu menyiapkan rencana cadangan seperti:
Kapan Anda akan menjual saham ketika pergerakan harga saham berlawanan dengan analisa Anda.
Kapan waktu dan petimbangan buy back saham ketika Anda sudah keluar dari saham tersebut.
Trailing stop, jika saja harga tidak mencapai target yang telah Anda tetapkan.
Kapan harus menjual sebelum harga akan berbalik arah turun.
Bagaimana Anda mengatasi situasi harga saham yang turun dalam sekejap.

Sebelum membeli sebuah saham sebaikya Anda tentukan di awal terlebih dahulu level stop loss nya di mana jika harga bergerak berlawanan dengan analisis Anda. Apabila harga menyentuh stop loss langsung dijual, tanpa perlu pikir apa - apa lagi.

Lalu bagaimana jika posisi saham Anda sudah floating profit lumayan besar? Apa yang harus dilakukan?

Jika posisi saham Anda sudah floating profit cukup besar jangan biarkan profit Anda berubah menjadi kerugian. Ambil contoh stop loss Anda 7% dari level buy. Jika saat ini posisi floating sudah
profit 20%, jangan sampai keuntungan yang Anda dapat malah berubah menjadi kerugian.

Jika situasinya seperti ini maka yang harus Anda lakukan adalah menaikan level stop loss ke level Anda buy sebelumnya. Mungkin Anda akan kesal jika sebelumnya untung malah balik modal jika
harga menyentuh level stop loss, akan tetapi ini lebih baik jika level stop loss tidak Anda pindah kan dan malah rugi sebesar 7%.

Maka dari itu Anda juga harus melakukan penyesuaian level stop loss jika saja harga bergerak naik untuk melindungi modal profit Anda.

Setelah Anda keluar dari saham tersebut Anda lakukan evaluasi, mencari dimana kesalahan Anda, agar kesalahan yang sama tidak terulang kembali.

Dengan memiliki strategi dan perencanaan trading yang matang diharapkan Anda mampu menghasilkan keuntungan yang konsisten dan mengatur money management Anda dengan lebih
baik lagi ke depan.

We make money, we change lives better! (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed