Nilai Transaksi Berjangka RI Melonjak 29%, Tembus Rp 33.000 Triliun

Nilai Transaksi Berjangka RI Melonjak 29%, Tembus Rp 33.000 Triliun

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Rabu, 13 Mei 2026 15:06 WIB
Ilustrasi trading
Foto: Shutterstock
Jakarta -

PT Invetra Teknologi Berjangka meluncurkan platform trading digital Invetra di Indonesia. Masuknya platform ini terjadi di tengah pertumbuhan pasar perdagangan berjangka yang terus meningkat.

Director Invetra Teknologi Berjangka, Jufri Sinurat, mengatakan platform ini dirancang menyesuaikan kebutuhan trader di Indonesia.

"Invetra dirancang dengan presisi untuk melengkapi gaya trading investor Indonesia, menghadirkan pengalaman yang mulus dan berperforma tinggi sejak hari pertama."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengutip data Bappebti, nilai transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) pada 2024 mencapai Rp33.214,89 triliun. Angka ini naik 29,34% dibandingkan 2023 sebesar Rp25.679,97 triliun.

"Berdasarkan data Bappebti, total nilai transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) di Indonesia mencapai Rp33.214,89 triliun pada tahun 2024, meningkat 29,34 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp25.679,97 triliun. Jumlah nasabah pialang berjangka yang terdaftar di Indonesia juga terus bertumbuh, mencerminkan meningkatnya minat terhadap instrumen derivatif seperti forex dan komoditas sebagai komponen strategi investasi yang lebih luas. Kondisi ini membuka peluang bagi platform trading yang mampu menawarkan efisiensi dan kemudahan akses", ujar Jufri.

ADVERTISEMENT

Pertumbuhan ini sejalan dengan meningkatnya penggunaan smartphone dan layanan keuangan digital. Laporan e-Conomy SEA dari Google, Temasek, dan Bain & Company memproyeksikan ekonomi digital Indonesia mencapai US$360 miliar pada 2030.

Jufri mengatakan Invetra fokus pada perdagangan forex dan komoditas.

"Kami tidak berusaha menjadi segalanya bagi semua orang. Dengan berkonsentrasi pada forex dan komoditas, kami membangun kedalaman, efisiensi, dan nilai di pasar-pasar di mana trader Indonesia sudah sangat aktif."

Menurutnya, pasar Indonesia menjadi salah satu yang berkembang pesat.

"Indonesia adalah rumah bagi komunitas trader forex dan komoditas yang berkembang pesat dan semakin sophisticated. Invetra dirancang secara khusus untuk memberdayakan komunitas ini. Yang menjadi landasan kami menghadirkan platform yang memahami kebutuhan mereka dan berkembang seiring dengan ambisi para trader."

Saat ini, industri perdagangan berjangka di Indonesia diisi oleh sejumlah broker berlisensi Bappebti dan semakin kompetitif. Invetra mencoba masuk dengan menawarkan efisiensi sistem dan pengalaman pengguna bagi trader aktif.

(fdl/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads