Investor ORI Diminta Tak Panik

Investor ORI Diminta Tak Panik

- detikFinance
Kamis, 03 Apr 2008 14:54 WIB
Investor ORI Diminta Tak Panik
Jakarta - Kondisi pasar modal saat ini mengalami penurunan dan IHSG mencapai posisi terendah tahun 2008. Pelemahan pasar saham dikhawatirkan akan merembet ke pasar obligasi.

Namun pemerintah meminta investor obligasi negara khususnya investor Oobligasi Ritel Indonesia (ORI) untuk tidak panik.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Rahmat Waluyanto, dalam acara konferensi Pers di Gedung Depkeu, Lapangan Banteng, Kamis (3/4/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemerintah mengimbau agar para investor ORI jangan panik dengan kondisi seperti ini, jangan menjual pada saat harga turun, jual lah pada harga tinggi atau kalau mau aman jual lah pada jatuh tempo," ujarnya.

Rahmat pun sempat dihubungi Menkeu Sri Mulyani untuk menanyakan kondisi pasar padahal fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih cukup baik.

Mengenai ORI, pemerintah akan kembali menerbitkan ORI terbaru yaitu ORI seri 005 pada bulan September 2008. Rencananya penerbitannya akan dilakukan secara teratur dalam setahun dua kali.

"Kita mencoba mengeluarkan lebih teratur setahun dua kali, termasuk target ibu rumah tangga," ujarnya.

Beberapa seri ORI yang diterbitkan pemerintah memang banyak yang diburu oleh ibu-ibu rumah tangga. Misalnya untuk ORI 003, sebanyak 21,93% pembeli ORI merupakan ibu rumah tangga.






(hen/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads