Terima kasih, Fauzi
Jawaban: Dear Fauzi, terima kasih untuk pertanyaannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika yang dimaksud adalah jumlah cicilan utang Anda, maka ini merupakan kondisi keuangan yang tidak sehat.
Jika 100% dari gaji tersebut digunakan untuk membayar utang, maka Anda dipastikan akan membuat utang baru untuk memenuhi biaya hidup Anda dan biaya lain yang wajib Anda keluarkan, atau istilah lainnya adalah 'gali lubang tutup lubang'.
Bagaimana cara jalan keluarnya? Sembari Anda memperbaiki cara gaya hidup dan penggeluaran bulanan Anda, Anda dapat melakukan tiga cara untuk mengatur jumlah cicilan yang harus Anda tunaikan tiap bulannya, agar kebutuhan biaya hidup bulanan Anda tetap terpenuhi.
Pertama, restrukturisasi kredit. Restrukturisasi kredit adalah upaya perbaikan yang dilakukan dalam kegiatan perkreditan terhadap debitur yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajibannya. Anda dapat mengajukan permohonan penurunan suku bunga, perpanjangan jangka waktu kredit, pengurangan tunggakan bunga kredit, dan pengurangan tunggakan pokok kredit sesuai dengan kemampuan Anda. Biasanya, pihak bank akan mempertimbangkan pengajuan Anda dengan pertimbangan itikad baik Anda dalam keinginan melunasi utang tersebut.
Kedua, mencari pinjaman yang lebih lunak. Kegiatan yang dikenal dengan istilah refinancing ini adalah, memindahkan utang kita ke lembaga keuangan atau Bank yang mempunyai bunga yang lebih rendah dan lebih lunak. Sehingga arus kas keuangan Anda setiap bulan akan berjalan dengan lebih baik dan sesuai dengan kemampuan.
Ketiga, menjual aset. Jual aset Anda yang dapat melunasi utang atau minimal cicilan utang Anda menjadi tidak lebih dari 35% penghasilan Anda, penjualan aset tersebut dimulai dari aset yang tidak mempengaruhi produktivitas Anda. Saran inilah yang paling saya rekomendasikan agar Anda dapat segera memulai hidup tanpa utang. Percayalah, hidup Anda akan lebih nyaman dan produktivitas bekerja pun akan lebih baik. Live a Beautiful Life!
(dnl/dnl)











































