Penyumbang penjualan terbesar masih didominasi oleh produk perumahan yang porsinya 70% dari total penjualan. Sementara 30% berasal dari produk komersil.
"Tingkat penjualan yang di atas target ini akibat kuatnya penjualan produk residensial. Properti BSD City diminati konsumen karena dilengkapi dengan fasilitas layaknya kota besar. Infrastruktur dan akses yang kami kembangkan merupakan fitur utama dalam proyek kami," ujar Presdir BSDF Budi Hartanto dalam siaran pers, Rabu (22/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi mengatakan, untuk mendukung pengembangan lebih lanjut, di 2011 perseroan telah menyiapkan dana hingga Rp 1,6 triliun sebagai biaya pengembangan BSD City yang memasuki tahap kedua.
Saat ini BSD mempunyai lahan seluas 5.950 ha. Pengembangan tahap I seluar 1.500 ha sudah dalam penyelesaian, sementara tahap 2 seluas 2.000 ha ditargetkan selesai 2020. Dan tahap 3 seluas 2.450 ha.
(dnl/qom)










































