"Dengan makin bertumbuhnya populasi dan tingkat daya beli masyarakat Jakarta, banyak peritel asing baru akan masuk pasar ritel Jakarta di 2011. Keadaan ini juga mengakibatkan banyaknya pembukaan gerai baru oleh peritel yang sudah ada saat ini. Gerai ritel Food and Beverage diharapkan akan terus mendominasi permintaan sewa di daerah Jakarta dan sekitarnya," demikian laporan Cushman and Wakefield yang dikutip detikFinance, Kamis (23/12/2010).
Dalam laporan itu disebutkan, tidak ada proyek ritel baru yang selesai pembangunannya sampai akhir 2010. Penambahan pasokan sebesar 33.000 m2 akan datang dari selesainya pengembangan ruang ritel dari proyek ritel yang sudah ada seperti proyek Epicentrum Walk dan Tanah Abang Blok B.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tingkat tingkat penyewaan cukup aktif selama 2010 yang mengakibatkan tingkat hunian mencapai 78%. Namun laporan tersebut memperkirakan adanya penurunan tingkat hunian pada tahun 2011 akibat banyaknya peritel di proyek ritel besar yang akan menyelesaikan fit-out nya dan akan memulai operasinya.
Pada 2011 akan terjadi penambahan pasokan dari proyek berskala besar di proyek mixed-use, seperti Kuningan City (55.000 m2), Grand Paragon (40.000 m2), dan Kemang Village (56.000 m2).
Dengan tidak adanya perbaikan kinerja dari proyek ritel strata-title di Jakarta, diperkirakan akan terjadi sedikit penambahan pasokan ritel strata-title di masa mendatang.
Dengan makin kompetitifnya pasar ritel, harga sewa diperkirakan akan tetap stabil dan para pengembang akan semakin hati-hati dalam menaikkan harga sewanya. Service charge diperkirakan akan naik dengan terjadinya kenaikan tarif listrik di bulan Juli 2010.
(dnl/qom)











































