Permintaan Ruang Perkantoran di CBD Masih Naik Tahun Depan

Permintaan Ruang Perkantoran di CBD Masih Naik Tahun Depan

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Sabtu, 25 Des 2010 09:41 WIB
Permintaan Ruang Perkantoran di CBD Masih Naik Tahun Depan
Jakarta - Permintaan akan ruang perkantoran diperkirakan terus meningkat dalam dua tahun mendatang seiring dengan terus membaiknya ekonomi dan iklim bisnis. Penyerapan ruang perkantoran di posisi distrik pusat bisnis (Central Business District/CBD) Jakarta di triwulan IV-2010 mengikuti kuatnya tingkat permintaan yang terjadi selama sembilan bulan tahun 2010 dan pulihnya kondisi pasar dari dampak krisis finansial global dan turunnya pasar di tahun 2009.

Seperti dikutip dari hasil riset Cushman & Wakefield Research, Sabtu (25/12/2010), seiring dengan lebih tingginya pertumbuhan ekonomi yang terjadi di tahun 2010, total penyerapan tahunan diperkirakan akan mencapai lebih dari 200.000 m2, berlipat ganda dari tingkat penyerapan di tahun 2009 dengan tingkat okupansi yang tetap stabil di 85% pada akhir tahun.

"Harga sewa diproyeksikan tidak akan mengalami perubahan sampai akhir tahun 2010 karena kebanyakan pemilik gedung perkantoran telah menaikkan service charges pada awal triwulan III- 2010," dalam hasil riset tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akan tetapi kenaikan diperkirakan akan tetap terjadi dengan banyaknya gedung perkantoran yang telah merencanakan kenaikan harga sewa bagi calon penyewa baru dan kenaikan penawaran harga sewa bagi pembaharuan kontrak sewa untuk penyewa saat ini. Keadaan ini sejalan dengan permintaan yang terus membaik, kenaikan tingkat hunian dan prospek pertumbuhan ekonomi pada tahun 2011, walaupun akan terjadi penambahan pasokan ruang perkantoran baru.
 
Lebih kurang 56.500 m2 dari dua proyek perkantoran di CBD, diharapkan akan masuk ke pasar sebelum akhir 2010, yaitu Sentral Senayan 3 dan SCBD Lot 18 Office tower 1. Pada akhir 2010, total pasokan kumulatif dari ruang perkantoran di CBD Jakarta akan mencapai 4,13 juta m2.

Proyek besar lain yang juga telah selesai pembangunannya di daerah CBD selama tahun ini adalah Equity Tower (83.600 m2) di SCBD dan Bakrie Tower (60.000 m2) di komplek Rasuna Epicentrum. Kedua proyek perkantoran ini adalah contoh proyek perkantoran strata-title yang memiliki lokasi strategis dengan harga yang menarik serta dikembangkan oleh pengembang yang mempunyai reputasi baik.

Tingkat penjualan proyek strata-title perkantoran mencapai 91%, dengan kebanyakan pembelinya adalah perusahaan lokal yang menginginkan kepemilikan kantor strata title sebagai pilihan lain selain ruang perkantoran sewa mereka saat ini. Pada akhir 2010, pasokan ruang perkantoran strata-title diperkirakan berjumlah 15% dari total pasokan ruang perkantoran di pasar perkantoran CBD Jakarta.
 
Pada pasar perkantoran CBD Jakarta akan terjadi penambahan ruang perkantoran sebanyak 253.000 m2 di tahun 2011. Pasokan baru ini meliputi proyek perkantoran: K Link Tower, Tempo Scan Tower, Multi Vision Tower, Allianz Tower, AXA Tower dan Office 8. Hanya K-Link Tower, Tempo Scan dan Allianz Towers yang merupakan proyek perkantoran sewa murni, sisanya adalah proyek perkantoran strata-title (baik yang dijual sebagian maupun dijual secara keseluruhan).

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads