Megapolitan Siapkan Rp 200 Miliar untuk Apartemen Urbana Karawaci

Megapolitan Siapkan Rp 200 Miliar untuk Apartemen Urbana Karawaci

- detikFinance
Rabu, 05 Jan 2011 15:55 WIB
Megapolitan Siapkan Rp 200 Miliar untuk Apartemen Urbana Karawaci
Jakarta - PT Megapolitan Development Tbk mengembangkan proyek terbaru berupa pembangunan apartemen Urbana Karawaci. Pembangunannya diperkirakan menelan dana hingga Rp 200 miliar.

Menurut Direktur Megapolitan Development Laniawati S Matita, dana Rp 200 miliar didapat dari kas internal perseroan. Bukan dari penggalangan dana Initial Public Offering (IPO) yang mencapai Rp 212,5 miliar.

Selain telah menyiapkan dana internal, perseroan juga masih memiliki fasilitas pinjaman yang belum dicairkan dari perbankan nasioanl. Tercatat Bank Syariah Mandiri (BSM) dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menjadi mitra Megapolitan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sayang ia tidak menjelaskan berapa komitmen dana dari dua perbankan tersebut. Namun seluruh dana yang didapat, baik internal dan eksternal  digunakan dalam rangka pengembangan aset yang telah mereka miliki.

Tercatat, perseroan  memiliki proyek di wilayah Cinere-Depok, Mega Kuningan-Jakarta, Karawaci-Tangerang, dan Sentul-Bogor. Megapolitan juga tengah mengembangkan proyek lain di Cinere, Depok (Puri Cinere Riverside, Graha Cinere tahap IV, Griya Cinere II, dan Bukit Griya Cinere),  Karawaci, Tangerang (Urbana University Village tahap I), dan Sentul, Bogor ( Tatya Asri dan proyek Cimandala City tahap I).

Dalam agenda pengembangan usaha Perseroan selanjutnya adalah proyek apartemen Puri Cinere, Urbana University Village tahap II dan Mega Blok Cimandala City tahap II.Aset perseroan yang telah dikembangkan adalah residensial dan komersial seluas 300 ha di Cinere, Depok, Mega Kuningan, Jakarta yaitu The Bellagio Residence dan The Bellagio Mansion, dan Sentul-Bogor yaitu Mega Sentul dan Tatya Asri.

Perseroan telah memiliki sekitar 370 ha lahan di wilayah Cinere, Depok, Karawaci, Tangerang, dan Sentul, Bogor yang  telah siap dikembangkan dalam waktu lebih dari 10 tahun ke depan. Produk properti yang ditawarkan perseroan memiliki kisaran yang beragam sehingga dapat memenuhi permintaan dari segmen yang beragam.

Seperti diketahui, perseroan tengah melakukan proses pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia. Megapolitan Development akan melepas  850 juta lembar saham di harga Rp 250, dan dana yang bisa diraup Rp 212,5 miliar.

Masa penjatahan akan jatuh pada tanggal 7 Januari 2011, dilanjutkan dengan distribusi saham secara elektronik pada 11 Januari 2010. Perseroan akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 Januari 2011.

(wep/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads