"Nggak lah, kalau APBN terlalu berat, memang ada wacana itu. Saya harapkan jangan sampai," kata Mustafa saat ditemui di Jakarta Convention Center, Kamis (20/1/2011).
Mustafa menuturkan wacana pembangunan BUMN Tower masih menunggu respons dari pelaku usaha termasuk para BUMN karena beberapa BUMN seperti Telkom, Taspen dan Pertamina sudah ada rencana membangun gedung. "Kita akan coba sinergikan," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggak dulu, itu terlalu jauh, yang penting sekarang ada gedung bersama sebagai lambang kebersamaan, kekompakan dan efisiensi," katanya.
Mantan Dirut Bulog ini menambahkan, pembangunan BUMN Tower akan serius digarap. Sebelumnya ia mengaku sudah bertemu pemilik Artha Graha Tomy Winata dan berencana akan bertemu pengusaha properti Ciputra.
Mustafa sebelumnya telah mengungkapkan rencananya untuk membangun BUMN Tower. BUMN Tower akan menjadi tempat 'berkumpulnya' BUMN-BUMN sekaligus menjadi simbol kemegahan dari BUMN-BUMN.
(hen/qom)











































