Ciputra, Tomy Winata dan BUMN Konstruksi Bersaing di BUMN Tower

Ciputra, Tomy Winata dan BUMN Konstruksi Bersaing di BUMN Tower

- detikFinance
Kamis, 27 Jan 2011 17:54 WIB
Jakarta - Proyek BUMN Tower yang digagas Menteri BUMN Mustafa Abubakar sudah banyak peminatnya. Dua pengusaha properti yakni Ciputra dan Tomy Winata dan beberapa BUMN sama-sama berminat untuk menggarap proyek triliunan rupiah tersebut.

Demikian disampaikan Menteri BUMN Mustafa Abubakar usai pelantikan Komisaris dan Direksi PT Kereta Api Indonesia dan Direksi Perum Bulog di kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (27/1/2011)

"BUMN Tower masih ide awal, belum masuk program dan belum masuk RKAP. Tapi sudah ada yang mengajukan ide-idenya seperti dari swasta itu ada Tomy Winata dari Artha Graha yang baru menyerahkan gambar. Ada Adhi Karya dan Hutama Karya juga yang menyerahkan gambar. Sementara Ciputra sudah menyerahkan maketnya," tutur Mustafa .

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk dana pembangunan BUMN Tower ini, Mustafa mengatakan tak akan diambil dari BUMN. Ada 3 pilihan, pertama adalah BUMN yang memiliki tanah atau Pemda akan diajak berinvestasi, kedua akan dicari investor, dan ketiga BUMN yang kuat akan diajak untuk menjadi stakeholder.

"Untuk investasi, kalau dari Ciputra ada 5 bangunan atau tower yang ditawarkan. Masing-masing tower dananya sekitar Rp 1 triliun. Tapi kalau Tomy Winata menyebutkan ada 1 sampai 2 tower, namun dananya belum, karena dia lebih melihat kombinasi antara Artha Graha dengan BUMN," kata Mustafa.

Untuk lokasinya, dikatakan Mustafa ada beberapa yang sedang dilirik. Antara lain lahan RNI (Rajawali Nasional Indonesia) yang seluas 14 hektare di Pancoran.

"BUMN karya juga ada yang mengusulkan dan kerjasama dengan Taspen. Nanti yang dipilih adalah dari segi ide dan kreativitas. Namun BUMN sangat antusias. Kalau lancar maka tahun ini bisa jadi tahun perencanaan," tukas Mustafa.
(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads